bakar-lahan-1-hektare-warga-tribrata-ditangkap
DURI (RIAUPOS.CO) — Penegak hukum terkait kebakaran hutan lahan semakin tegas. Sejak awal tahun ini, beberapa pelaku pembakaran hutan dan lahan ditangkap. Terbaru, Kamis (6/2), warga Jalan Tribrata, Duri ditangkap polisi karena lahan yang dibakarnya meluas hingga satu hektare. Ironisnya, sang pembakar hanya pekerja yang dibayar sebesar Rp1,5 juta.
Peristiwa penangkapan terhadap tersangka terjadi sekitar pukul 12.00 WIB. Kapolsek Mandau Kompol Arvin Haryadi SIK kepada Riau Pos, Jumat (7/2) menjelaskan kronologis kejadian kebakaran lahan di Jalan Sutan Betuah Maju, RT 03 RW 01 Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis ini.
Arvin mengatakan Kamis (6/2) sekira pukul 15.30 WIB Bhabinkamtibmas Kelurahan Pematang Pudu mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa ada terjadi kebakaran lahan di Jalan Sutan Betuah Maju, RT 03 RW 01, Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis. Mendapat informasi ini tim segera melakukan penyelidikan
Unit Reskrim Polsek Mandau yang dipimpin oleh Kanit Reskrim Polsek Mandau Iptu Firman Fadhila SIK langsung melakukan penyelidikan di TKP. "Berdasarkan keterangan saksi di TKP, menerangkan bahwa memang ada 1 (satu) laki-laki yang melakukan pembakaran lahan tersebut," katanya.
Setelah dilakukan penyelidikan dari keterangan saksi-saksi, ternyata yang membakar adalah BK, warga Jalan Asrama Tri Brata Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau. Tim opsnal langsung melakukan pencarian dan ditemukanlah BK. Kemudian tersangka menerangkan bahwa benar ia melakukan pembakaran di lahan tersebut.
Menurut keterangan BK, ia disuruh untuk membersihkan lahan milik AR dan dibayar Rp1,5 juta. BK melakukan pembakara lahan atas inisiatif sendiri dengan cara menumpukkan tanaman lalu dibakarnya dan api membesar. BK sempat melakukan pemadaman, namun karena ingin melanjutkan berjualan, lahan yang sedang terbakar tersebut ditinggalkan begitu saja.
Api terusa menjalar ke lahan lain sehingga menyebabkan pohon sawit di lahan orang lain ikut terbakar. "Selanjutnya tersangka dan barang bukti dibawa ke Polsek Mandau guna penyidikan lebih lanjut. Sampaikan kepada sanak saudara dan kawan sepergaulan jangan ada lagi yang membakar lahan untuk maksud apapun. Mari kita saling menjaga wilayah kita dari karhutla," tegas Kapolsek.(hen)
Korban dugaan penyerangan terhadap pekerja PT SBP bertambah menjadi tiga orang yang dirujuk ke Pekanbaru,…
Kejagung menetapkan tiga mantan pimpinan BGN sebagai tersangka dugaan korupsi Program MBG dan langsung melakukan…
Pemkab Rohul menyiapkan anggaran Rp90,67 miliar untuk pembayaran gaji Juni, gaji ke-13 ASN, dan Siltap…
Sebanyak 40 bikers Honda dari berbagai komunitas mengikuti Safety Riding Regional Competition 2026 di Kampar…
RS Awal Bros Pekanbaru menerima penghargaan Menteri Kesehatan RI atas capaian layanan imunisasi program terbanyak…
BRI Multiguna Karya menawarkan solusi pembiayaan cepat bagi pekerja dengan payroll BRI, dengan pencairan dana…