ki-riau-monitoring-ppid-utama-diskominfotik-bengkalis
BENGKALIS (RIAUPOS.CO) — Sekretaris Daerah Bustami HY yang juga Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Utama Kabupaten Bengkalis menerima kunjungan tim monitoring dan evaluasi (monev) Komisi Informasi (KI) Provinsi Riau di PPID Utama Diskominfotik Kabupaten Bengkalis, Kamis (7/10/2021).
Kedatangan rombongan KI Provinsi Riau di Diskominfotik Kabupaten Bengkalis tersebut disambut atasan PPID Utama Kabupaten Bengkalis Bustami HY, didampingi Kepala Diskomifotik Bengkalis Johansyah Syafri dan Sekretaris Adisutrisno.
Rombongan KI Riau dipimpin Ketua Zufra Irwan, didampingi komisioner Alnofrizal, Sekretaris Hendro Niko dan Staf Ahli Didang.
"Kami memberikan apresiasi kepada Komisi Informasi Provinsi Riau melaksanakan visitasi dan monitoring pejabat pengelolaan informasi dan dokumentasi PPID utama yang berada di Dinas kominfotik Kabupaten Bengkalis. Semoga ke depan kami bisa terus meningkatkan PPID utama Kabupaten Bengkalis lebih lagi," ucap Bustami HY.
Adapun kunjungan tersebut, lanjut mantan Plh Bupati, adalah uji pelaksanaan UU KIP Nomor 14 tahun 2008 untuk menjalankan Permendagri Nomor 3 tahun 2017.
Sementara itu Ketua KI Riau Zufra Irwan, meminta izin kepada atasan PPID Utama Kabupaten Bengkalis H Bustami HY melakukan monitoring dan evaluasi ke PPID Utama Kabupaten Bengkalis.
Laporan: Abu Kasim (Bengkalis)
Editor: Rinaldi
Grand Zuri Pekanbaru gelar Showcase Iftar Nusantara Ramadan 2026, perkenalkan paket buka puasa untuk klien…
PTPN IV PalmCo salurkan 6 juta bibit sawit bersertifikat, dampingi 93 koperasi dan dorong sertifikasi…
Mitsubishi hadirkan Destinator 55th Anniversary Edition berbasis varian tertinggi, berstatus limited dengan harga Rp520,5 juta.
Rayakan HUT ke-7, The Zuri Hotel Pekanbaru gelar donor darah dan kumpulkan 63 kantong untuk…
Pegadaian perkuat posisi sebagai investasi emas nomor 1, tawarkan layanan mudah, aman, dan dukung misi…
Polresta Pekanbaru ubah nama tiga Polsek sesuaikan pemekaran wilayah, demi permudah layanan kepolisian bagi masyarakat.