Categories: Bengkalis

Infrastruktur Jadi Prioritas

TANJUNGMEDANG (RIAUPOS.CO) – Pembangunan infrastruktur di Kecamatan Rupat Utara, masih menjadi skala prioritas dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Rupat Utara, Rabu (2/2).

Peningkatan infrastruktur diharapkan menjadi salah satu pendukung, guna menjadikan Rupat Utara sebagai kawasan pariwisata unggulan di Kabupaten Bengkalis.

Menurut Camat Rupat Utara Agus Sofyan pembangunan infrastruktur, yang perlu mendapatkan perhatian semua pihak, di antaranya pembangunan jalan, jembatan, pelabuhan, pemecah gelombang, listrik dan sarana air bersih.

Dijelaskannya, kondisi jalan poros Teluk Kadur-Tanjung Medang panjang ruas 15.190 km, sudah dirigid sekitar 10.190 km sedangkan sisanya masih berkerikil.

Jalan utama lainnya, yaitu Tanjung Medang-Titi Akar, sepanjang 19.075 km. Sampai 2021 jalan tersebut baru 8.200 km yang sudah dirigid, 7.200 km berkerikil sedangkan sekitar 3.675 km masih kondisi tanah.

Selain itu, Agus juga menawarkan akses lain menuju Rupat Utara. Bila selama ini rute yang ditempuh dari Tanjung Kapal, Rupat menuju Tanjung Medang Rupat Utara sekitar 107 km dengan waktu tempuh kurang lebih 2.5 jam.

"Melalui akses jalan tersebut, jarak tempuh sekitar 58 km dengan waktu berkendara sekitar sejaman saja," ujarnya, Kamis (3/2) di aula pertemuan, Kantor Camat Rupat Utara.

Sedangkan jembatan yang perlu disegerakan pembangunannya adalah jembatan Sungai Genting, Sungai Simpur, Sungai Pasir Putih dan jembatan penghubung Titi Akar – Hutan Samak.

Lalu, masih ada beberapa daerah yang belum teraliri listrik. Yakni, Dapur Runtuh Desa Tanjung Medang dan Pangkalan Meranti Dusun Sei Empang Desa Kadur.

"Pelabuhan masyarakat yang saat ini perlu dibangun salah satunya, pelabuhan penumpang di Desa Titi Akar dan Jalan Nusantara, Kadur," rinci Agus.

Selain pembangunan infrastruktur, Agus juga berharap upaya Pemkab Bengkalis dalam mengembangkan ekonomi kerakyatan di daerahnya. Salah satunya pengembangan UMKM.

"Saat ini baru sebagian dilaksanakan di beberapa desa. Namun perlu peningkatan menjadi skala industri yang lebih besar, seperti olahan makanan dan oleh-oleh khas Rupat Utara," ucapnya.

Selain itu, Agus juga menyebutkan perlunya pembangunan pasar seni dan pusat souvenir dan pembangunan pusat daya tarik bagi masyarakat. "Seperti, pusat permainan, water boom, outbound, wisata sejarah dan lain-lain," ucapnya lagi.

Sementara itu, di hadapan peserta Musrenbang. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Andris Wasono mengatakan di 2022, Rupat Utara mendapatkan alokasi anggaran untuk sejumlah pekerjaan.

Seperti, peningkatan Jalan Pangkalan Nyirih – Kadur sebesar Rp15 miliar, Jalan Tanjung Medang – Kadur sebesar Rp10 miliar dan pembangunan oprit jembatan Sungai Pucuk Rp3 Miliar.

Khusus untuk menunjung pembangunan sektor pariwisata, karena Pulau Rupat sudah ditetapkan sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional, dijelaskan Andris, beberapa waktu lalu, Bupati Kasmarni melakukan komunikasi dengan Deputi Bidang Pendanaan Bappenas.

"Guna menyampaikan isu-isu strategis pembangunan di Kabupaten Bengkalis dan alhamdulillah, mendapat tanggapan yang positif dari Bappenas," ungkapnya.(ade)

Laporan ABU KASIM, Tanjungmedang

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Mengarak Tabak hingga Makan Beradat, Tradisi Melayu Batang Peranap Kembali Digelar

Festival Adat Batang Peranap menampilkan Beghagak Tabak, Caca Inai dan Makan Beradat sebagai upaya melestarikan…

6 jam ago

Harga Dexlite Melonjak, Antrean Biosolar di Pelalawan Mengular

Harga Dexlite naik Rp5.050 per liter, pengendara beralih ke biosolar hingga antrean di SPBU Pangkalan…

9 jam ago

Akses Pelabuhan Tanjung Harapan Dibangun Ulang, Ini Panjang dan Ketebalan Jalannya

Pelindo mulai meningkatkan jalan akses Terminal Tanjung Harapan Selatpanjang senilai Rp1,48 miliar untuk kenyamanan dan…

10 jam ago

Lahan 221 Hektare Jadi Sorotan, Mitra Agrinas dan Ninik Mamak Koto Garo Saling Lapor

Konflik pengelolaan lahan eks PT RAL di Koto Garo, Kampar, memanas setelah Mitra Agrinas dan…

10 jam ago

Alasan Ketua Fraksi Golkar DPRD Riau Mundur, Nalladia Ayu Rokan Diganti Imustiar

nalladia ayu rokan, ketua fraksi golkar dprd riau mundur dari jabatannya dan digantikan imustiar sebagai…

1 hari ago

Ribuan Pil Ekstasi Berbagai Merek Disimpan dalam Lemari Rumah, Perempuan 27 Tahun Ditangkap di Pekanbaru, Pemasok Diburu

ribuan pil ekstasi ditangkap di pekanbaru, 1.226 butir esktasi berbagai merek disimpan dalam lemari rumah,…

1 hari ago