alamak-melamun
Suatu hari Eva sedang banyak sekali agenda yang dipikirkan. Di mana dalam dua hari, segala persiapan harus sudah selesai. Sementara ia kesulitan terlebih adanya konflik internal.
Hari itu, ia harus pergi ke kantor pagi-pagi sekali. Saat melihat sepeda motornya, ia semakin kesal karena ban belakangnya kempes. Akhirnya ia pun memutuskan untuk menggunakan aplikasi ojek online (ojol).
Sepanjang jalan ia memikirkan masalah-masalah yang dihadapinya. Ia melamun dan tak mendengarkan perkataan driver ojol yang mengajaknya bicara.
Saat berhenti, Eva langsung turun dari motor dan mengembalikan helm hijau milik driver tanpa mengucapkan sepatah kata pun.
Hal ini sangat membuat driver kebingungan, terlebih ia berhenti bukan karena sudah sampai tujuan tapi karena berada di lampu merah.
"Mbak, mau kemana? Kan belum sampai," panggilnya.
Menyadari kebodohannya, Eva langsung duduk kembali sambil menahan rasa malu. Ia menutupinya dengan tetap diam sampai tujuan.(anf)
Bunga Tabebuya bermekaran di sejumlah ruas jalan Pekanbaru. Warga terpesona melihat pemandangan kota yang lebih…
Kalam Kudus meraih dua kemenangan pada HSBL Selatpanjang 2026 dan memastikan tim putra-putri melaju ke…
Festival Adat Batang Peranap menampilkan Beghagak Tabak, Caca Inai dan Makan Beradat sebagai upaya melestarikan…
Harga Dexlite naik Rp5.050 per liter, pengendara beralih ke biosolar hingga antrean di SPBU Pangkalan…
Pelindo mulai meningkatkan jalan akses Terminal Tanjung Harapan Selatpanjang senilai Rp1,48 miliar untuk kenyamanan dan…
Konflik pengelolaan lahan eks PT RAL di Koto Garo, Kampar, memanas setelah Mitra Agrinas dan…