kembangkan-wisata-pulau-rupat-pemkab-minta-dukungan-menparekraf
BENGKALIS (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Kabupaten Bengkalis bertekad untuk melakukan pengembangan dan peningkatan insfrastruktur wisata di Pulau Rupat. Salah satunya dengan menggalang dukungan ke pemerintah pusat, agar Pulau Rupat menjadi pusat wisata di Provinsi Riau.
"Kami memberikan apresiasi dan berharap komitmen dukungan serta perhatian khusus dari Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Uno, demi pengembangan potensi wisata Pulau Rupat," ujar Wakil Bupati Bengkalis Bagus Santoso, Kamis (2/9).
Menurutnya, Pulau Rupat telah ditetapkan sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) sesuai dengan Peraturan Presiden (PP) Nomor 50/2011 tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Nasional 2010-2025, sampai saat ini belum ada perhatian serius dari pemerintah pusat.
Terkait potensi dan permasalahan Pulau Rupat, Bagus Santoso menyambut baik respon dari Menparekraf Sandiaga Uno terkait perhatian khusus yang akan diberikan untuk pulau pesisir di Kabupaten Bengkalis, yakni peningkatan infrastruktur jalan serta menyiapkan travel pattern, serta akan mempermudah urusan bagi Pemkab Bengkalis terkait persyaratan yang akan diajukan.
"Kami dari Pemkab Bengkalis mengharapkan dukungan dan komitmen pemerintah pusat untuk pembangunan infrastruktur di sana, karena wilayahnya juga adalah pulau terluar dan berbatas langsung dengan negara tetangga Malaysia, apalagi setelah diresmikan Tol Dumai-Pekanbaru kunjungan wisata semakin ramai," ujar Bagus.(ksm)
Kebakaran di Marpoyan Damai Pekanbaru menghanguskan rumah bulat, dua kontrakan, dan sepeda motor. Delapan unit…
Desa Bokor di Kepulauan Meranti berhasil menjaga 13 spesies mangrove dan mengembangkan ekowisata berkelanjutan berbasis…
Sebanyak 117 kendaraan ditindak dalam razia gabungan di Jalan Sudirman Pekanbaru, termasuk truk ODOL dan…
Universitas Hang Tuah Pekanbaru menyembelih empat sapi kurban pada Iduladha 1447 H dan membagikannya kepada…
Jalan Pesisir di Rumbai yang puluhan tahun rusak segera diperbaiki. Anggaran pembangunan mencapai Rp11,8 miliar.
Arus penyeberangan Roro Bengkalis meningkat jelang Iduladha. Pengendara motor bahkan harus antre hingga empat jam.