Dandim Timmy Prasetya dan jajarannya menggunakan perahu mesin (pompong)untuk dapat sampai ke lokasi kebakaran lahan. (ERWAN SANI/RIAU POS)
BENGKALIS (RIAUPOS.CO) — Dandim 0303/Bengkalis Letkol Inf Timmy Prasetya Harmianto mengatakan, Kabupaten Bengkalis bukan penyumbang asap. Klarifikasi ini disampaikannya guna meluruskan pernyataan Dinas Kesehatan Kota Dumai yang ditayangkan di salah satu stasiun televisi yang mengatakan asap di Kota Dumai merupakan kiriman akibat karhutla dari Kabupaten Bengkalis.
"Tidak. Itu keliru, ya saya rasa kemungkinan itu sangat kecil. Sebab angin mengarah ke Rokan Hilir, bukan ke Dumai. Di wilayah mereka (Dumai, red) juga ada kebakaran," jelasnya.
Dia mengatakan hal itu di sela-sela meninjau dan ikut memadamkan karhutla di wilayah Tasik Serai Barat, Kecamatan Talang Muandau, Bengkalis, Sabtu (31/8).
Wilayah yang terbakar tersebut dekat dengan areal Cagar Biosfer Giam Siak Kecil Bukit Batu (CB GSK BB). Dandim Timmy Prasetya berharap semua pihak untuk tidak saling tuding. Selain itu, dia juga mengajak semua pihak untuk sama-sama berbuat memadamkan api secepatnya, sehingga tidak berdampak buruk terhadap masyarakat. Dia menduga, terjadinya karhutla di sejumlah lokasi di daerah ini, merupakan ulah manusia. Baik itu yang disengaja maupun tidak.
Medan yang sulit dan lokasi yang jauh dari perkampungan mengharuskan Dandim Timmy Prasetya dan jajarannya menggunakan perahu mesin (pompong). Perlu waktu kurang lebih setengah jam untuk sampai ke lokasi.
Di sana, Dandim Timmy Prasetya juga memberikan bantuan logistik dan motivasi kepada seluruh anggota yang terjun memadamkan agar tetap kuat melawan jerebu asap.(esi)
>>Berita selengkapnga baca Riau Pos hari ini.
Editor : Rinaldi
Bapanas menemukan Minyakita dijual hingga Rp20 ribu per liter di Pekanbaru, jauh di atas HET…
DPRD Pekanbaru menilai persoalan drainase menjadi penyebab utama banjir, sementara pemko mengklaim normalisasi terus berjalan.
Prof Firdaus resmi mendaftar calon Rektor Unri 2026–2030 dengan dukungan tokoh adat, ulama dan masyarakat…
Sebanyak 882 siswa SD di Rohil mengikuti TKA susulan akibat gangguan internet, listrik padam, hingga…
Sapi kurban bantuan Presiden RI untuk Bengkalis dibanderol Rp96 juta, sementara pengawasan hewan kurban di…
Polres Kuansing kembali menertibkan aktivitas PETI dengan memusnahkan 10 rakit penambang emas ilegal di Kuantan…