Categories: Bengkalis

Wisata Sejarah di Pulau Bengkalis

Bengkalis sebagai bekas kota kerisidenan Sumatera Timur, masa Belanda, tentunya meninggalkan bangunan-bangunan bersejarah.

(RIAUPOS.CO) – Dulunya Bengkalis sebagai Ibu Kota Kerisidenan Sumatera Timur, wilayahnya mencakup Deli, Tanjungpura, Batubara Asahan, Panai, tentunya termasuk Siak. Dijelaskan Riza Fahlevi, penulis buku Jelapang Padi, yakni buku tentang sejarah Bengkalis, beberapa peninggalan bersejarah di Pulau Bengkalis, Benteng Huis Van  Behauring di Jalan Pahlawan, Kota Bengkalis. Masjid Kuning di Desa Senggoro yang diperkirakan dibangun tahun 1850.

Perigi Lada Hitam di Desa Sungai Alam. Dulunya perigi ini digunakan untuk pengolahan lada hitam. Belanda mencoba menanam lada hitam, namun tidak berhasil. Selanjutnya, Makam Dara Sembilan, di Desa Air Putih. Tak jauh dari Makam Dara Sembilan, terdapat Makam Panglima Minal. Makam lainnya, yakni Makam Raja Siantar, Sang Naulah Damanik di Jalan Bantan, Desa Senggoro. Sang Naulah adalah Raja Siantar yang melawan penjajah Belanda, akhirnya diasingkan ke Pulau Bengkalis sampai hayatnya meninggal di pulau ini.

Bangunan lainnya, yakni Rumah Kabel yang berlokasi di Jalan Kelapapati Laut. Rumah Kapiten Bengkalis. Kapiten terakhir orang Cina di Bengkalis adalah Oei Tek Gie. Arsitektur bangunan rumah berbentuk rumah panggung, yang dipengaruhi oleh gaya kolonial dengan ciri tembok yang tebal.

Banguan tua lainnya, Wisma Megat Kudu. Dulunya bangunan ini merupakan salah satu dari bangunan kompleks keresidenan. Banyak mitos tentang kamar nomor 1 di bangunan tua ini.

Riza menjelaskan bahwa, banyak sekali bangunan tua di Pulau Bengkalis, dan ini menarik untuk dijadikan edu-history wisata, yakni menjadikan situs-situs bersejarah itu objek wisata pendidikan sejarah.

“Mungkin, bagi pelajar bisa belajar bagaimana mengenal sejarah dengan berwisata ke situs-situs bersejarah itu. Bukan hanya pelajar, bisa juga mahasiswa, bahkan masyarakat Bengkalis pada umumnya. Misalnya jalan-jalan santai, atau tour sepeda santai mengunjungi tempat-tempat bersejarah tersebut.(jrr)

Laporan JARIR AMRUN, Pekanbaru

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

LAM Riau Gelar Tepuk Tepung Tawar Sambut Kedatangan Kapolda Riau Irjen Arman Achdiat

Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat resmi tiba di Pekanbaru dan disambut dengan jajar hormat,…

19 jam ago

Momentum HUT ke-27 Kuansing, Tokoh Masyarakat Marwan Yohanis Minta Putus Mata Rantai Persoalan Hukum

Mantan Ketua DPRD Kuansing Marwan Yohanis memberikan catatan kritis pada momentum HUT ke-27 Kabupaten Kuansing…

19 jam ago

Nurul Angely Juara Pertama Bintang Radio Kabupaten Kuansing 2026

Nurul Angely dari Kecamatan Kuantan Mudik berhasil keluar sebagai juara pertama ajang Bintang Radio Kabupaten…

2 hari ago

Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru Berjalan Normal di Tengah Kabut Asap

Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional SSK II Pekanbaru berjalan aman dan normal meski Kota Pekanbaru…

3 hari ago

Opening Party Honda DBL 2026 Riau Bergulir Hari Ini di Gelanggang Remaja Pekanbaru

Kompetisi basket pelajar bergengsi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau resmi bergulir mulai…

3 hari ago

Sidang Korupsi Kuansing: Sopir Zulkarnain dan Istri Suhardiman Amby Bersaksi

Persidangan kasus suap mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap alur pembayaran angsuran Pajero Sport dan penguasaan…

3 hari ago