Categories: Bengkalis

Harga Lapak dan Kios Naik, Pedagang Menjerit

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) – Pedagang yang berjualan di Pasar Terubuk Bengkalis menjerit. Pasalnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disdagprin) menaikkan harga sewa los, kios dan lapak dagangan.

Seperti yang dikeluhkan Ani, salah seorang pedagang cabai di pasar tersebut.

Ia mengaku selama ini hasil penjualannya menurun, seiring dengan naiknya berbagai bahan kebutuhan pokok. Seperti cabai merah keriting Rp85 ribu per Kg, bawang merah Rp40 ribu per Kg.

“Semuanya naik. Sementara pembeli sepi. Malah sekarang pemerintah menaikkan harga sewa lapak,” ucapnya kepada Riau Pos, Rabu (29/2).

Ia mengaku, harga sewa meja sayurnya 2023 sebesar Rp17 ribu per meja perbulan dengan ukuran 1×1 meter lebih. Karena kondisi meja sayurnya kecil, maka dirinya mengambil tiga meja sekaligus dan perbulannya dikenakan biaya Rp50 ribu perbulan.

Tapi sekarang, dia harus membayar  Rp150 ribu per bulan dan ditambah uang sampah Rp3ribu per hari. Tentu kondisi ini sangat memberatkan dirinya sebagai pedagang.

Ia mengharapkan,  ada kebijakan pemerintah untuk membantu pedagang dengan kondisi ekonomi yang sangat berat. Harga kios ini belum termasuk biaya modalnya untuk berdagang.

“Terkadang modalnya saja utang. Sekarang malah dinaikkan harga sewa kiosnya,” ucapnya.

Hal senada juga disebutkan Leha, pedagang sayur yang ada di depan lapak Ani. Ia yang menyewa tempat jualan dalam bentuk kios, biasanya membayar sewa hanya Rp150 ribu dan sekarang jadi Rp200 ribu perbulan.

Tentu ini sangat memberatkan pedagang seperti dirinya hanya menju sayur mayur yang harganya tak seberapa.

Kepala Disdagperin Bengkalis Zulfan mengatakan, kenaikkan tarif itu memang sudah direncanakan pemerintah sejak lama.

“Sudah lama rencana itu. Bahkan kenaikkannya juga bukan serta merta, melainkan melalui proses di DPRD Bengkalis yang ditetapkan melalui Perda Nomor 8 Tahun 2023. Makanya penerapan kenaikan tarifnya akan diberlakukan tahun ini,” ujarnya.(gem)

Redaksi

Recent Posts

Warga Pekanbaru Mulai Serbu Waste Station, Sampah Bisa Jadi Uang!

Program waste station di Pekanbaru mulai diminati warga. Sampah kini bisa ditukar jadi uang, dukung…

18 jam ago

Setiap RW Dapat Rp100 Juta, TPemko Pekanbaru Tekankan Integrasi Program Musrenbang dan SIPD

Pemko Pekanbaru alokasikan Rp100 juta per RW. Program wajib masuk Musrenbang dan SIPD demi pemerataan…

19 jam ago

5 Rumah Aspol Pekanbaru Dibangun Lagi Usai Kebakaran

Lima rumah Aspol Pekanbaru yang terbakar segera dibangun kembali lewat gotong royong lintas instansi, ditargetkan…

2 hari ago

Polisi Tangkap Pasutri di Kampar, Sita Senpi Rakitan dan Sabu

Polisi Kampar tangkap tiga pelaku, termasuk pasutri, dan sita senpi rakitan, amunisi, serta lebih dari…

2 hari ago

Mobil Dinas Wali Kota Jadi Antar Jemput Pasien Gratis di Pekanbaru

Pemko Pekanbaru luncurkan layanan antar jemput pasien gratis pakai mobil dinas Wali Kota mulai 1…

2 hari ago

Pemprov Riau Bantu Daerah yang Kesulitan Bayar Gaji ASN

Pemprov Riau siap membantu tiga daerah yang kesulitan membayar gaji dan THR ASN dengan tambahan…

2 hari ago