PEKANBARU(RIAUPOS.CO) — EMP Malacca Strait SA kembali menyalurkan santunan lebih dari 200 orang anak yatim piatu yang tersebar di Kabupaten Kepulauan Meranti, dan Kabupaten Siak. Santunan disalurkan secara terpisah di 18 desa yang terdiri dari 5 desa di Kecamatan Pulau Merbau dan 7 desa di Kecamatan Tebingtinggi Barat Kabupaten Kepulauan Meranti. Sisa 6 desa di Kecamatan Sungai Apit Kabupaten Siak Sri Indrapura.
Kegiatan ini berlangsung selama satu minggu. Dan puncaknya bertepatan dengan peringatan HUT RI pada 17 Agustus 2020 lalu. Pada waktu yang tidak jauh berbeda, EMP Malacca Strait SA bersama Kelompok Laskar Mandiri juga telah melakukan penanaman mangrove di kawasan Mangrove Sungai Bersejarah (MSB) Kayu Ara Permai, di Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak.
Di lokasi MSB Kayu Ara Permai yang menjadi ikon kegiatan edukasi mangrove, pengunjung disuguhkan dengan kenyamanan wisata alam dengan menyusuri track jembatan kayu sepanjang 400 meter hingga ke bibir pantai.
Selain itu, di pintu masuk pengunjung juga akan melihat lokasi pembibitan mangrove serta sejumlah informasi tentang mangrove. GM EMP Malacca Strait SA, Kelik Rudi Suharya mengatakan, santunan yang diberikan tersebut merupakan wujud kepedulian perusahaan kepada masyarakat yang berada di areal operasi perusahaan. Apalagi saat ini masyarakat dihadapkan dengan wabah Covid-19.
"Kami juga mengucapkan terimakasih kepada Kelompok Laskar Mandiri sebagai mitra program EMP Malacca Strait SA dalam pelestarian mangrove di wilayah Kecamatan Sungai Apit. Semoga semakin eksis dan mampu secara konsisten menjaga alam terutama habitat mangrove," ujarnya.(emp/rls)
Polsek Kuantan Mudik menertibkan dua warung remang-remang di Bukit Betabuh setelah menerima keluhan warga. Lima…
Polisi membongkar aktivitas PETI di Kampar Kiri Hulu dan mengamankan operator ekskavator. Sejumlah peralatan tambang…
Warga Rambah sempat kesulitan air bersih setelah kabel pompa distribusi di Desa Pawan dicuri. Aliran…
Dosen Unilak membekali siswa SMKN 1 Kandis dengan kemampuan digital branding dan menghitung HPP untuk…
Air Sungai Singingi kembali keruh setelah PETI diduga beraksi. Warga meminta aparat meningkatkan razia demi…
Tempuh 192 km selama 22 jam, tiga Goweser Paliko dari Payakumbuh dan Limapuluh Kota hadir…