Bupati Apresiasi Peran Media Massa
BAGANSIAPIAPI (RIAUPOS.CO) — Pemerintah Daerah (Pemda) Rokan Hilir (Rohil) kembali menggelar buka puasa bersama Ramadan 1440 H yang dipusatkan di halaman Gedung Daerah Datuk Batu Hampar, Rabu (29/5) petang.
Kali ini bukber dilakukan Pemkab bersama Lembaga Dakwah Indonesia (LDI), perwakilan mahasiswa daerah Rohil yang kuliah di sejumlah universitas, kalangan media massa, tokoh masyarakat, tokoh agama, Sentra Gakkumdu, KPUD, Bawaslu dan sebagainya.
Pada kesempatan itu Bupati H Suyatno AMp menyampaikan terima kasih dengan kehadiran semua pihak. Secara khusus dirinya menyampaikan apresiasi atas peran media yang selama ini memberikan masukan, publikasi positif untuk kegiatan atau program yang dijalankan Pemda. Di sisi lain, dirinya mengaku siap untuk dikoreksi oleh media massa demi perbaikan ke depan.
“Saya siap dikoreksi, siap memberikan tanggapan terhadap persoalan yang terjadi di Rohil,†kata Suyatno.
Menurutnya, media massa berperan penting dalam mendukung program pembangunan dengan menjalankan fungsi kontrol sosial. Bupati juga berharap kemitraan antara media dengan pemerintah tidak pernah putus.
“Kami mengajak kerja sama, seluruh unsur media dan lainnya bagaimana memikirkan negeri ini bisa maju dan berkembang,†katanya.
Ditambahkan, berangkat dari silaturahmi yang dilaksanakan Pemkab Rohil bertujuan bagaimana ke depan, hubungan pemerintah dengan media dan pihak lain semakin baik dalam menyongsong pembangunan daerah.(fad)
Sandro, warga disabilitas di Pekanbaru, terharu terima motor baru dari wali kota setelah kehilangan akibat…
Ratusan ASN Pekanbaru resmi jadi PNS. Wako ingatkan gaji berasal dari uang rakyat dan minta…
Layanan KTP dan KIA Disdukcapil Pekanbaru terganggu hampir dua pekan. Antrean panjang terjadi, warga keluhkan…
Sebanyak 106 KK korban kebakaran di Pulau Kijang mulai menerima bantuan darurat. Pemerintah fokus penuhi…
Polisi ungkap penimbunan 13,6 ton solar subsidi di Pelalawan. Satu pelaku diamankan bersama barang bukti…
Lift proyek RS Santa Maria jatuh dari lantai tujuh. Tiga pekerja luka berat dan dirawat…