Categories: Riau

Usai Ikut Demo, Mahasiswa Riau Ditangkap Polda Metro di Bandara Soekarno-Hatta

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Seorang mahasiswa Universitas Riau (Unri), Khariq Anhar, ditangkap aparat Polda Metro Jaya di Bandara Soekarno-Hatta, Banten, Jumat (29/8/2025). Penangkapan itu terjadi sehari setelah ia mengikuti aksi demonstrasi di Jakarta. Kini, Khariq sudah ditetapkan sebagai tersangka dugaan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) dan ditahan di Polda Metro Jaya.

Direktur LBH Pekanbaru, Andri Alatas, membenarkan penangkapan tersebut. Menurutnya, informasi awal diterima dari YLBHI. “Benar, Khariq ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta. Informasi yang kami terima, ia sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan,” ujarnya.

Andri menyebut pihaknya bersama Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD) sedang menuju Jakarta untuk memberikan pendampingan hukum penuh. Dari informasi yang dihimpun, Khariq ditangkap sekitar pukul 08.00 WIB di Terminal I saat hendak kembali ke Pekanbaru. Awalnya ia sempat menolak karena polisi tidak menunjukkan surat penangkapan. Ia bahkan bertanya, “salah aku apa?”, namun ponselnya dirampas tanpa surat penyitaan. Penolakan itu berujung pemaksaan, Khariq disebut mengalami tindak kekerasan sebelum akhirnya dibawa ke Polda Metro Jaya.

Sekitar pukul 14.00 WIB, penyidik meminta Khariq membuka kunci ponselnya setelah surat penyitaan ditunjukkan. Ia kemudian diperiksa terkait akun-akun yang tertaut, termasuk grup WhatsApp yang diikutinya. Polisi menjerat Khariq dengan Pasal 32 ayat (1), ayat (2), serta Pasal 35 UU ITE, atas dugaan unggahan di akun Aliansi Mahasiswa Penggugat pada 27 Agustus 2025.

Dalam unggahan itu, sebuah berita daring diubah sehingga pernyataan Ketua KSPI Said Iqbal yang semula “jangan gabung aksi 28 Agustus” diubah menjadi “segera gabung aksi 28 Agustus”. Kalimat “ini murni isu buruh” pun diganti menjadi “gerakan rakyat Indonesia.” Akun tersebut kini sudah hilang, termasuk postingannya.

Khariq dikenal sebagai mahasiswa aktif di gerakan sosial dan politik. Ia baru saja menghadiri Munas Ikatan BEM Pertanian Indonesia di Bandung sebelum ikut aksi di Jakarta. Hingga Jumat malam (29/8), Khariq masih ditahan di Polda Metro Jaya untuk pemeriksaan intensif. LBH Pekanbaru menegaskan akan terus mendampingi proses hukum yang dijalani mahasiswa tersebut.(ali)

Rindra

Recent Posts

Sempat Dirawat Hampir Sebulan, JCH Asal Pekanbaru Wafat di Batam Sebelum Berangkat ke Tanah Suci

JCH asal Pekanbaru meninggal dunia di Batam setelah menjalani perawatan hampir sebulan sebelum keberangkatan haji.

6 jam ago

Kecelakaan Maut di Tol Permai, Dua Meninggal dan Enam Luka Berat

Kecelakaan tunggal di Tol Pekanbaru–Dumai diduga akibat microsleep. Dua orang meninggal dunia, enam luka berat.

6 jam ago

Sidang Korupsi Abdul Wahid Kembali Bergulir, Jaksa Soroti CCTV Rusak dan Tas Mewah Hasil Sitaan

Sidang Abdul Wahid kembali digelar. Jaksa KPK menyoroti CCTV rusak dan temuan barang mewah saat…

6 jam ago

Wahana FC Sudah Lolos, PSSI Riau Masih Buka Peluang Tambah Satu Wakil

PSSI Riau masih mengupayakan tambahan kuota Liga 4 nasional agar Energi Bintang Riau berpeluang menyusul…

7 jam ago

Warga Tembilahan Padati Pasar Murah, Harga Bahan Pokok Lebih Bersahabat

Gerakan Pangan Murah di Tembilahan dipadati warga yang berburu kebutuhan pokok terjangkau menjelang Hari Raya…

7 jam ago

Jembatan Merah Putih Presisi di Logas Rampung, Akses Warga Kini Lebih Mudah

Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Logas selesai dibangun dan diharapkan mempermudah mobilitas serta aktivitas…

7 jam ago