Categories: Riau

Desa Kumain Jadi Pelopor Listrik Pintar di Kabupaten Rohul

ROKAN HULU (RIAUPOS.CO) – Sekretaris Daerah Kabupaten Rokan Hulu Muhammad Zaki menghadiri peresmian 100 persen desa listrik prabayar di Desa Kumain yang menjadi pelopor penggunaan listrik pintar di Kabupaten Rokan Hulu, Selasa (28/6).

Peresmian ini dilaksanakan di Balai Desa Kumain yang dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Rokan Hulu, Camat Tandun, Kepala Desa Kumain, Manager PLN UP3 Pekanbaru, Manager PLN ULP Ujung Batu, dan masyarakat Desa Kumain.

Sebanyak 740 pelanggan dimigrasikan dari meteran listrik paskabayar ke meteran listrik prabayar (listrik pintar) disambut gembira oleh masyarakat desa Kumain, sebab penggunaan listrik pintar ini memberikan banyak keuntungan, baik kepada pelanggan, PLN, maupun pemerintah daerah.

"Dengan menggunakan meteran listrik prabayar (listrik pintar) menjadi nilai positif karena masyarakat bisa menghemat penggunaan listrik dengan mengontrol langsung pemakaian secara harian. Untuk pembelian token listrik juga sudah banyak kemudahan, bisa melalui mobile banking, bumdes, atau PPOB lain. Dengan penggunaan listrik pintar juga tidak ada lagi masyarakat berasumsi petugas PLN baca meter asal-asalan karena perbedaan tagihan listrik," kata Zaki.

Dikatakannya, meski perlu adaptasi, Pemkab berharap desa-desa lain menyusul desa Kumain menjadi desa pintar melalui migrasi ke listrik prabayar. Hal Ini akan terwujud apabila terbangun komunikasi yang baik antar masyarakat, pemerintah daerah dan PLN.

Sementara itu, Manager PLN UP3 Pekanbaru Wira Bhakti Dharma mengapresiasi kepada Desa Kumain menjadi desa pertama migrasi 100 persen ke listrik prabayar di wilayah kerja PLN UP3 Pekanbaru pada tahun 2022. Hal ini akan sangat berdampak terhadap percepatan pengelolaan Pajak Penerangan Jalan (PPJ) agar  Pendapatan Asli Daerah (PAD) juga bisa cepat diproses di Pemerintah Kabupaten untuk kemaslahatan masyarakat di Rohul.

Di kesempatan sama Wira juga meminta kerjasama kepada masyarakat desa dan forkopimda terkait dengan keselamatan ketenagalistrikan. Seperti jika ada tanaman yang dekat dengan jaringan listrik dan berpotensi menyebabkan gangguan aliran listrik. Sekiranya masyarakat dapat merelakan jika ada tanamannya dipangkas agar aliran listrik bisa tetap aman untuk dinikmati oleh masyarakat.(anf)

 

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Meriah! Festival Perang Air Selatpanjang Digelar 17–22 Februari, Resmi Masuk KEN 2026

Festival Perang Air Meranti kembali digelar 17–22 Februari 2026. Tradisi budaya ini resmi masuk Karisma…

22 jam ago

Pria 46 Tahun di Inhu Diamankan Polisi, Diduga Cabuli Anak Tiri yang Masih Balita

Polisi Inhu mengamankan pria 46 tahun yang diduga melakukan kekerasan seksual terhadap anak tiri berusia…

1 hari ago

Pustu Tak Layak, Warga Desa Patah Parang Terpaksa Melahirkan di Kantor Desa

Bangunan Pustu rusak parah membuat warga Desa Patah Parang terpaksa melahirkan di kantor desa. Perbaikan…

1 hari ago

Daftar Produk dan Harga ASICS Sonicblast di Blibli

Daftar Produk dan Harga ASICS Sonicblast di Blibli

2 hari ago

Pastikan UMK 2026 Dipatuhi, Pemko Pekanbaru Sidak Hotel dan Rumah Sakit

Disnaker Pekanbaru memperketat pengawasan UMK 2026 dengan menyidak hotel dan rumah sakit untuk memastikan gaji…

3 hari ago

Jelang Riau Pos Fun Bike 2026, Peserta Perorangan Tunjukkan Antusiasme Tinggi

Menjelang Riau Pos Fun Bike 2026, antusiasme peserta perorangan terus meningkat. Iven gowes massal ini…

3 hari ago