Categories: Riau

Selain Tanah, Masyarakat Bisa Berikan Wakaf Berupa Uang

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau, bersama pihak terkait menyosialisasikan  saat ini masyarakat bisa memberikan wakaf tidak hanya berupa barang atau lazimnya tanah, namum bisa juga memberikan wakaf dalam bentuk uang tunai. 

Gubernur Riau Syamsuar mengatakan, pengembangan wakaf uang tunai ini juga sebagai salah satu cara untuk mengembangkan ekonomi syariah di Riau. Selain dapat memberikan pahala bagi yang melaksanakan wakaf, banyak masyarakat juga yang akan tertolong.

“Saat ini masih ada masyarakat yang tidak tahu kalau ada wakaf tunai ataupun wakaf produktif. Wakaf ini sama halnya dengan wakaf tanah, meskipun bentuknya uang nantinya uang yang terkumpul bisa dibuat untuk membangun pusat pendidikan, rumah sakit dan hotel syariah,” kata Syamsuar dalam acara edukasi pengelolaan wakaf produktif dan 

Dalam kesempatan tersebut, Syamsuar juga berharap dengan adanya edukasi serta informasi yang diberikan, ketertarikan masyarakat untuk memberikan wakaf tunai bisa meningkat. 

Karena dengan wakaf tunai ini, wakaf yang diberikan tidak harus banyak sehingga bisa diikuti seluruh elemen masyarakat yang berniat ingin berwakaf.

“Dengan seribu rupiah pun masyarakat bisa ikut berwakaf. Hal ini dilakukan juga sebagai salah satu gerakan ekonomi syariah yang sedang bisa dikembangkan di Riau dan kami harapkan tentunya dapat dukungan dari masyarakat Riau,” sebutnya.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Riau, Decymus mengatakan,  supaya wakaf produktif dapat dikelola dengan profesional dan amanah, maka pihaknya akan membentuk lingkungan wakaf dan sertifikasi pengelolaan wakaf (nazhir) wakaf uang.

“Kami akan membentuk ekosistem (lingkungan) wakaf bukan hanya di Pekanbaru tapi di seluruh kabupaten/kota di Riau. Nantinya ekosistem itu menjadi lingkungan yang akan menghubungkan antara yang memberikan wakaf, pengelola wakaf dan penerima wakaf,” sebutnya. 

Kegiatan wakaf tunai ini, sudah dimulai Gubernur Riau Syamsuar dengan memberikan wakaf untuk pembangunan Universitas Yatim Asean yang ada di Jalan Garuda Sakti, Kabupaten Kampar. Kemudian juga untuk pembangunan tempat penampungan sementara bagi pedagang pasar terapung Tembilahan yang terbakar beberapa waktu lalu dengan masing-masing nilai sebesar Rp 50 juta.(sol)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Kepesertaan JKN di Inhil Capai 98,64 Persen, Keaktifan Masih Jadi Tantangan

Peserta JKN di Inhil mencapai 721 ribu jiwa atau 98,64 persen penduduk, namun tingkat keaktifan…

5 jam ago

Jemaah Haji Kampar Kloter 05 Tiba Selamat di Makkah

Jemaah calon haji Kampar Kloter 05 tiba selamat di Makkah dan langsung melaksanakan umrah wajib…

10 jam ago

SMAN 2 Rengat Kokoh di Puncak Putaran Pertama Riau Pos-HSBL

Persaingan Riau Pos-HSBL di Rengat berlangsung sengit. SMAN 2 Rengat sementara memimpin klasemen putaran pertama.

13 jam ago

Pretty Blossom Resmi Ekspansi ke Pekanbaru, Ramaikan Industri Wedding

Pretty Blossom Decoration resmi hadir di Pekanbaru dan ikut meramaikan expo wedding Maison Blush di…

16 jam ago

Pemko Pekanbaru Perlebar Jalan Alternatif untuk Atasi Macet Panam

Pemko Pekanbaru memperlebar Jalan Bangau Sakti sebagai jalur alternatif untuk mengurai kemacetan di kawasan Panam.

16 jam ago

Pengedar Sabu di Inhil Ditangkap, Polisi Sita 14 Paket Narkotika

Polsek Concong menangkap pria diduga pengedar sabu di Inhil. Pelaku sempat membuang barang bukti saat…

16 jam ago