Categories: Riau

Kadin: Perdagangan Lintas Batas Harus Hidup

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) — Ketua Kamar Dagang Industri Indonesia (Kadin) Bengkalis, Mashuri mengatakan perdagangan lintas batas antara Indonesia-Malaysia harus dihidupkan kembali di Kabupaten Bengkalis. Dengan begitu ekonomi masyarakat  bisa menggeliat kembali terutama yang berada di Pulau Bengkalis dan Rupat.
Dengan hidupnya kembali lintas batas, akan tercapai kesejahteraan dan kemakmuran di wilayah perbatasan kedua negara. ’’Terutama masyarakat kita di Pulau Bengkalis ini,’ ’ kata Mashuri.
Dasar untuk menghidupkan kembali perdagangan lintas batas antara dua negara sangat kuat. Terutama mengacu pada perjanjian Border Trade Agreement, 24 Agustus 1970. Kemudian SK Gubri 26 Mei 1999 tentang perdagangan lintas batas. ’’Yang paling kuat itu KMK No188 tahun 2010. Mengembalikan ke perjanjian BTA 1970,’’ kata Ketua Kadin yang akrab disapa Bagong kepada Riau Pos.
Sekarang yang memberatkan untuk dimulai kembali lintas batas, kata Bagong masih persoalan nilai belanja per perahu/trip  hanya sebesar  600 Ringgit Malaysia. ’’Diperjanjian  BTA itu tak relevan lagi, karena per orang hanya bisa membawa komoditi atau belanja sebesar 100 Ringgit Malaysia. Jadi nilai ini kita harapkan bisa dirubah sehingga tertutupi biaya operasional per trip,’’ jelas Koordinator Lintas Batas Kabupaten Bengkalis tahun 2001 lalu ini.
Dia berharap jangan disamakan nilai komoditi dibawa dari Pulau Bengkalis ke Malaysia itu seperti perbatasan di Pulau Kalimantan. ’’Di Kalimantan batas tanah. Kalau kita di Pulau Bengkalis melintasi Selat Melaka. Pakai kapal pompong. Kalau di Kalimantan pakai mobil langsung sampai Malaysia,’’ jelasnya.
Untuk itu, Bagong berharap Pemkab Bengkalis, Pemerintah Provinsi Riau dan pemerintah pusat bisa memperhatikan ini. Sehingga geliat ekonomi dan perdagangan kembali bersemi. Dengan begitu peluang kerja semakin banyak. Sudah barang tentu mengurangi pengangguran.(esi)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Aslog Kapolri Pimpin Langsung Pemadaman Karhutla di Pelalawan

Mabes Polri mengirim 6.000 liter Formula X-Fire untuk memperkuat pemadaman karhutla di Pelalawan, terutama kawasan…

1 hari ago

Kabut Asap Pekanbaru, Sekolah Kembali Tatap Muka Terbatas dengan Wajib Masker

Kabut asap karhutla masih berdampak pada sekolah di Pekanbaru. PTM terbatas diberlakukan dengan kewajiban masker…

1 hari ago

Hujan Lebat Guyur Kuansing, Salat Istisqa Dialihkan Jadi Tausyiah dan Doa Bersama

Hujan lebat mengguyur Kuansing sejak Jumat dini hari. Salat Istisqa dialihkan menjadi tausyiah dan doa…

1 hari ago

Kasus Dugaan Pencabulan Santriwati, Pengasuh Ponpes di Lubuk Dalam Dibekuk

Pengasuh ponpes di Lubuk Dalam, Siak, RS alias KR ditangkap terkait dugaan pencabulan santriwati. Polisi…

1 hari ago

HSBL 2026 Pekanbaru Segera Bergulir, 46 Tim Siap Adu Kemampuan

HSBL 2026 Pekanbaru diikuti 46 tim dan menghadirkan kategori Junior khusus pelajar SMP atau sederajat…

2 hari ago

PSPS Pekanbaru Tantang PSIS di Laga Pembuka Championship 2026/2027

PSPS Pekanbaru menghadapi PSIS Semarang di laga pembuka Championship 2026/2027. Askar Bertuah menargetkan poin dari…

2 hari ago