Categories: Riau

Terapkan Pembayaran Pajak Perusahaan pada Daerah

PANGKALANKERINCI (RIAUPOS.CO) — Percepatan pembangunan daerah merupakan target yang diinginkan  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan, sehingga dapat bersaing dengan daerah-daerah yang sudah maju. Guna mewujudkan impian tersebut,  diperlukan dukungan dari seluruh pihak khususnya pihak perusahaan melalui program corporate social responbility (CSR).

Hal ini disampaikan Bupati Pelalawan HM Harris saat membuka pelaksanaan Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Mitra CSR/PKBL dan Rapat Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan(TKPK) Kabupaten Pelalawan  2019, Selasa (26/11) di kantor Bappeda.

Dikatakannya, saat ini masih cukup banyak perusahaan yang beroperasi di Negeri Seiya Sekata ini yang belum memberikan kontribusi untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) khususnya dari sektor pajak. Padahal hingga saat ini jumlah investasi di Kabupaten Pelalawan cukup besar yakni mencapai Rp201 triliun.

"Dengan masih minimnya sumbangsih pihak perusahaan ini, maka kita telah menggelar pertemuan bersama Dirjen Pajak RI dan juga KPK.

Di mana dalam pertemuan ini, kita menyampaikan agar pemerintah pusat dapat menyerahkan pembayaran pajak perusahaan kepada daerah.  Alhamdulillah, pemerintah memberikan respon positif terhadap keinginan kita ini untuk meningkatkan PAD," ujarnya.

Diungkapkannya,  hingga saat ini cukup banyak perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Pelalawan membayar pajak keluar daerah, seperti di Kota Medan.

Padahal, perusahaan tersebut telah mengeruk sumber daya alam di Negeri Amanah ini.

Tentunya atas kondisi tersebut, maka daerah hanya menjadi penonton atas keuntungan besar yang diperoleh perusahaan.(amn)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Sempat Tertunda, Fakhriadi Syamsuddin dan Istri Resmi Berangkat Haji Bersama Kloter BTH 21

Jemaah haji asal Pekanbaru resmi diberangkatkan ke Arab Saudi. Kanwil Haji Riau ingatkan jemaah fokus…

14 jam ago

Puluhan Warga Belanda Datangi Desa Koto Kombu, Napak Tilas Sejarah Keluarga

Sebanyak 29 warga Belanda datang ke Desa Koto Kombu, Kuansing, untuk napak tilas sejarah keluarga…

15 jam ago

Air Sungai Kuantan Mulai Surut, Warga Kuansing Diminta Tetap Waspada

Debit Sungai Kuantan di Kuansing mulai surut usai banjir dua hari. BPBD mencatat 526 rumah…

1 hari ago

Riezka Rahmatiana Garap Lahan Tidur di Riau, Dorong Ketahanan Pangan Nasional

Riezka Rahmatiana dorong ketahanan pangan di Riau lewat pengelolaan lahan tidur menjadi lahan produktif bersama…

1 hari ago

Sempat Hilang Dua Hari, Korban Tenggelam di Sungai Kampar Ditemukan 2 Kilometer dari Lokasi Awal

Rahmadani (13), bocah yang tenggelam di Sungai Kampar, ditemukan meninggal dunia setelah pencarian intensif selama…

2 hari ago

Pasar Murah Bengkalis Diserbu Warga, Minyakita dan Beras SPHP Cepat Habis

Ratusan warga Bengkalis menyerbu pasar murah Minyakita dan beras SPHP. Stok cepat habis, pemerintah siapkan…

2 hari ago