Penyumbang Kosakata Bahasa Indonesia, Riau Harus Mendapat Perhatian Lebih
PEKANBARU (RIAU POS.CO) — Kepala Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan Prof Dr Dadang Sunendar MHum menyatakan bahwa Provinsi Riau dan Kepri harus mendapat perhatian lebih dalam pembinaan bahasa dan sastra. Hal ini dikarenakan sebagai penyumbang kosakata terbesar bahasa Indonesia, kedua provinsi tersebut memiliki sastrawan yang sangat banyak.
"Memang harus diakui bahwa Riau harus diberi perhatian lebih bersama Kepri. Riau dan Kepri harus mendapatkan perhatian lebih karena geliat sastra juga lebih," ujar Dadang menanggapi pernyataan Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Riau pada rapat koordinasi di Jakarta, Senin (26/8/2019).
Kadis Kebudayaan Riau, Raja Yoserizal Zen dalam pertemuan itu menyatakan, masalah yang penting dalam rakor adalah bagaimana dalam melaksanakan kegiatan di daerah adanya sinergi antara UPT Balai Bahasa dengan Pemerintah Daerah, sehingga regulasi dan kebijakan antara pusat dan daerah sejalan.(dof)
Laporan : Dofi Iskandar
Editor : Rinaldi
Terduga dalang pembakaran jaring nelayan di Panipahan, Rohil, ditangkap polisi setelah buron ke Sumatera Utara.
Pemprov Riau mengajukan tambahan kuota 99.700 KL biosolar dan 99.556 KL pertalite karena kebutuhan BBM…
Sebanyak 46 tim siap bertanding di Riau Pos-Honda Student Basketball League 2026 Pekanbaru Series pada…
PLN UP3 Rengat meresmikan SPKLU di Bank Mandiri Rengat untuk memudahkan pengisian daya sekaligus mendorong…
sebanyak 20.800 murid SD dan SMP Negeri di Pekanbaru akan menerima seragam gratis. Penyaluran ditargetkan…
Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau mengganggu penerbangan Pekanbaru-Jakarta. Sebanyak 34 penerbangan dari Bandara SSK II…