Categories: Riau

Kafilah Kepulauan Meranti Jawab Keraguan, 6 dari 7 Peserta Masuk Final

BAGANSIAPIAPI (RIAUPOS.CO) – Kafilah Kepulauan Meranti yang awalnya diragukan berhasi menempatkan enam dari 7 wakilnya di babak final Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-40 Provinsi Riau di Bagansiapiapi.

Di sebuah rumah yang terletak di Jalan Kecamatan, Bagan Punak, persisnya di seberang Masjid Al Kautsar, para tahfidz muda dari Meranti itu nampak memanfaatkan waktu beristirahat usai tampil pada final.

Enam dari tujuh peserta masuk di final, itu artinya berhak minimal juara tiga. Lima qari-qariah sudah tampil pada hari ini (27/7/2022) dan satu lagi untuk cabang qiroat mujawad akan tampil pada Kamis (28/7/2022) malam. Selain dari yang masuk final, satu peserta atas nama Laila sudah dipastikan mendapatkan juara harapan.

Bersama dengan pendamping, para qari-qariah nampak bersemangat menyambut kehadiran sejumlah tokoh ke tempat kafilah tersebut.

"Berbeda daripada biasanya, tapi tetap semangat" kata salah seorang qari menjawab pertanyaan tokoh masyarakat Meranti, Irwan Nasir saat menanyakan kesan-kesannya pada kegiatan MTQ kali ini.

"Orang baju lawa-lawa (bagus, red), awak biasa aje," sahut pendamping kafilah Kepulauan Meranti, H Zulkhairil di sela berbual yang disambut dengan tawa.

Seperti diketahui kafilah Meranti minim dari dukungan yang biasanya diberikan pemerintah daerah. Akibatnya biaya untuk berbagai keperluan yang biasanya dialokasikan dari anggaran pemerintah daerah, kali ini tidak, melainkan lewat pengumpulan donasi terlebih dahulu. Itu pun masih kurang.

Jumlah peserta yang ikut pun sangat sedikit dibandingkan kabupaten/kota lainnya. Bahkan untuk pemondokan kafilah mereka menempati salah satu rumah warga, berbeda dengan beberapa kabupaten/kota lain yang memberikan akomodasi terbaik dengan menempatkan pada hotel atau penginapan.

Zulkhairil menegaskan dengan torehan prestasi sejauh ini, menjadi jawaban atas keraguan sejumlah pihak yang menilai kafilah Meranti minim persiapan, belum bisa maksimal dan perlu dilatih lagi.

"Artinya, jawaban apa yang dikatakan orang, kita tak berkualitas itu salah, sebab terbantahkan dengan fakta yang ada," kata Zulkhairil.

Ia menyebutkan pembinaan terhadap kualitas sumber daya manusia (SDM) tidak bisa dinilai kasat mata, seperti pembangunan kegiatan fisik. Selain itu pembinaan SDM perlu proses dan waktu yang panjang dan itu harus dilakukan secara berkelanjutan. Ditambahkan dengan melenggang ke final, mayoritas peserta dari Meranti menunjukkan kekuatan yang dimiliki Meranti.

"Walaupun hanya tujuh orang, tapi kami yakin itu angka yang besar. Artinya secara persentase sangat tinggi, tapi memang kalau diurutkan dengan kabupaten/kota lainnya se-Riau, kami di bawah karena jumlah peserta yang sedikit dibandingkan kabupaten/kota lain," katanya.

Terkait dengan yang sudah tampil di final dirinya optimis bisa meraih hasil maksimal. Begitu juga untuk peserta yang akan tampil satu lagi pada besok malam.

Tokoh masyarakat Meranti, Irwan Nasir mengatakan atas nama masyarakat mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Rohil yang telah menjadi tuan rumah dengan sangat baik pada helat MTQ kali ini, dan termasuk memperhatikan kafilah dari Meranti. Ia mengaku bangga dengan raihan dari para peserta sejauh ini.

"Mereka dari Meranti, merupakan orang-orang pilihan, yang dilatih sangat baik, bertahun-tahun, dan bukan oleh pelatih sembarangan. Yakni Ustaz Adli yang pernah juara MTQ internasional, jadi kualitas mereka sangat diperhitungkan," kata Irwan.

Dengan keterbatasan yang dialami saat ini, menurutnya tak menyurutkan semangat para peserta untuk tampil maksimal, melatih kemampuan dengan didampingi ofisial yang memang mumpuni. Sehingga dengan, tanpa dukungan anggaran dari pemerintah daerah tak menyurutkan semangat qari-qariah dari Negeri Sagu ini tetap maksimal.

"Qari-qariah tetap maksimal, bersama dengan kabupaten/kota lainnya dan kami Meranti tetap bisa berdiri sama tegak, duduk sama rendah dengan semua kabupaten/kota di Riau," katanya.

Mantan Bupati Meranti ini selain meninjau langsung kondisi para kafilah, juga memberikan motivasi dan bantuan.

 

Laporan : Zulfadhli (Bagansiapiapi)

Editor: Edwar Yaman

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Dibuntuti dari Pekanbaru, Komplotan Jambret Gelang Emas Rp33 Juta Diringkus Polres Siak

Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Siak meringkus dua dari empat pelaku jambret asal Pekanbaru yang…

1 hari ago

Tembus 2.976 Kasus Malaria dan 1.227 DBD, Pemkab Rohil Galakkan Gerakan Kamis Bersih

Dinas Kesehatan Kabupaten Rokan Hilir mencatat lonjakan kasus DBD dan malaria hingga September 2026, serta…

1 hari ago

Health Talk BRK Syariah dan KPJ Malaysia: Kenali Gejala Awal dan Penanganan Batu Empedu

KPJ Healthcare Malaysia dan BRK Syariah menggelar health talk di Pekanbaru untuk mengedukasi masyarakat mengenai…

2 hari ago

BKPSDM Rohil Tunjuk Plt untuk Disdikbud, Dinkes, dan Diskominfotiks

BKPSDM Kabupaten Rokan Hilir menyerahkan SK Pelaksana Tugas (Plt) untuk mengisi kekosongan posisi pimpinan di…

2 hari ago

Tim SAR Temukan Korban Kedua Bencana Galodo Solok, Operasi Pencarian Resmi Ditutup

Satu korban hilang akibat galodo Solok ditemukan meninggal dunia pada Jumat (25/9/2026). Total korban jiwa…

3 hari ago

Bareskrim Polri dan Bea Cukai Bengkalis Gagalkan Penyelundupan 28,3 Kg Sabu Malaysia

Bareskrim Polri bersama Bea Cukai Bengkalis menggagalkan penyelundupan 28,3 kg sabu jaringan internasional dan menangkap…

5 hari ago