Categories: Riau

Darwis Sebut Jalur Siligi Biso Pulau Kiambang BPKAD Kuansing “Bayi Ayunan”

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) — Pacu jalur rayon III Kecamatan Gunung Toar, pada hari kedua, Jumat (26/7/2019) mempertontonkan pertarungan yang sengit dari masing-masing jalur. Beberapa jalur unggulan seperti Bintang Emas, Ngiang Kuantan, Tuah Inayan dan Toduang Biso Rimbo  Piako tumbang di hari kedua.

Namun, dari beberapa jalur yang saling berhadapan, ada satu jalur yang menyisa perhatian ribuan penonton di Tepian Pantai, Lubuk Terentang tersebut. Jalur itu bernama Siligi Biso Pulau Kiambang BPKAD Kuansing dari Desa Sampurago Kecamatan Hulu Kuantan.

Hal itu disampaikan pengamat pacu jalur, Darwis saat jalur tersebut berhadapan dengan jalur mantan juara Tuah Inayan Mandulang Untuong dari Desa Pulau Aro, Kecamatan Kuantan Tengah. Melalui siaran radio Kuansing FM, Darwis menyebut jalur tersebut ibarat bayi yang masih dalam ayunnan.

"Jalur Siligi Biso ini pendatang baru yang ibarat umur, masih bayi, namun mampu mengandaskan jalur-jalur ternama yang punya segudang prestasi. Ini akan menjadi ancaman bagi jalur-jalur lain nantinya. Baru turun mandi, sudah bisa bersaing dan masuk hari final," ujar Darwis yang selalu memandu Radio Kuansing FM saat acara pacu jalur, Jumat (26/7) sore.

Jika dilihat dari luncuran, lanjut Darwis, jalur tersebut sudah ia prediksi jauh hari sebelum memasuki rayon III. "Saya pernah bertemu dengan pengurus jalur ini di gelangang ajang ujicoba, Teluk Bayur. Saya menyampaikan bahwa luncuran jalur ini sangat bagus. Tinggal atletnya yang harus dibenahi," pesan Darwis.

Apa yang disampaikan Darwis tersebut terbukti di rayon III. Jalur baru Desa Sampurago yang masih berumur tiga bulan tersebut berhasil memukau ribuan penonton dengan mengalahkan jalur-jalur andalan. "Dulu pernah kalah hari pertama. Penyebabnya mungkin karena latihan yang belum maksimal," kata Darwis.

Kepala BPKAD Kuansing, Hendra AP meminta kepada atlet Siligi Biso supaya bersungguh-sungguh dalam latihan. "Nanti masih ada gelanggang yang lebih besar yaitu pacu jalur tingkat nasional. Mari kita tingkatkan ajang latihan setelah ini. Semoga nanti akan mendapatkan prestasi yang kita inginkan," harap Hendra.

Jalur binaan Hendra ini adalah jalur baru yang dilayur oleh bupati Kuansing, Drs H Mursini MSi pada bulan April 2019 yang lalu. "Iya. Kalau turun ke rayon baru kali ini. Semoga jalur yang baru turun mandi ini bisa menjadi momok yang menakutkan bagi jalur lain, terutama bagi jalur-jalur diluar Kuansing," kata lelaki yang biasa disapa Keken ini. (yas)

 

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Aslog Kapolri Pimpin Langsung Pemadaman Karhutla di Pelalawan

Mabes Polri mengirim 6.000 liter Formula X-Fire untuk memperkuat pemadaman karhutla di Pelalawan, terutama kawasan…

2 hari ago

Kabut Asap Pekanbaru, Sekolah Kembali Tatap Muka Terbatas dengan Wajib Masker

Kabut asap karhutla masih berdampak pada sekolah di Pekanbaru. PTM terbatas diberlakukan dengan kewajiban masker…

2 hari ago

Hujan Lebat Guyur Kuansing, Salat Istisqa Dialihkan Jadi Tausyiah dan Doa Bersama

Hujan lebat mengguyur Kuansing sejak Jumat dini hari. Salat Istisqa dialihkan menjadi tausyiah dan doa…

2 hari ago

Kasus Dugaan Pencabulan Santriwati, Pengasuh Ponpes di Lubuk Dalam Dibekuk

Pengasuh ponpes di Lubuk Dalam, Siak, RS alias KR ditangkap terkait dugaan pencabulan santriwati. Polisi…

2 hari ago

HSBL 2026 Pekanbaru Segera Bergulir, 46 Tim Siap Adu Kemampuan

HSBL 2026 Pekanbaru diikuti 46 tim dan menghadirkan kategori Junior khusus pelajar SMP atau sederajat…

3 hari ago

PSPS Pekanbaru Tantang PSIS di Laga Pembuka Championship 2026/2027

PSPS Pekanbaru menghadapi PSIS Semarang di laga pembuka Championship 2026/2027. Askar Bertuah menargetkan poin dari…

3 hari ago