Categories: Riau

TP4D Tidak Maksimal, Kejaksaan Salahkan Pemkab

MERANTI (RIAUPOS.CO) — Masuk pertengahan tahun anggaran 2019 ini, Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintah, dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejaksaan Negeri (Kejari) melakukan pendampingan terhadap 16 kegiatan yang dilaksanakan  oleh Pemda Kabupaten Kepulauan Meranti.

Informasi tersebut diungkapkan oleh Ketua TP4D Kejari Kepulauan Meranti Zia Ulfa SH MH kepada Riau Pos, Rabu (24/7) siang di ruang kerjanya.

Menurut Zia, pendampingan yang dijalankan oleh timnya tahun ini jauh lebih banyak ketimbang pada tahun anggaran 2018 lalu yang hanya mendapingi 6 kegiatan.

Memang semula ia tidak menyangkal kegiatan yang mereka dampingi pada tahun anggaran 2018 tidak berjalan dengan maksimal. Pasalnya, terdapat beberapa kegiatan yang progresnya melenceng dari jadwal pengerjaan. Bahkan ada yang di-CCO (contract change order) atau perubahan kontrak.

“Iya memang, ada yang beberapa pekerjaan yang diadendum, dan ada juga pekerjaan pembangunan yang dinilai seperti tidak selesai,” ujar Zia.

Namun ia membantah jika penyebab utama terjadinya hal tersebut sepenuhnya kesalahan TP4D. Menurutnya, itu terjadi murni dampak dari kebijakan OPD yang miliki kegiatan tidak memberi ruang kepada mereka saat perencanaan kegiatan berlangsung.

“Kegiatan sudah berjalan baru mereka minta pendampingan ke kita, dampaknya ya itu. Salah satunya Taman LAMR (Ruang Terbuka Hijau) yang menelan anggaran tidak kurang Rp4 miliar lebih, tapi terkesan tidak selesai,” ujarnya.

“Sebenarnya selesai sesuai spesifikasi walaupun ada CCO. Yang tadinya ada item pembangunan skate park, air mancur dan beberapa di antaranya dialihkan ke item lain. Seperti pembangunan irigasi dan penimbunan,” tambah Zia.

Namun ia menekankan dan memastikan, tidak ada satupun dari 6 kegiatan tersebut yang menimbulkan kerugian negara.

Untuk itu, ia tetap optimis kegiatan yang mereka dampingi pada tahun anggaran 2019 sebanyak 16 kegiatan itu dapat berjalan maksimal. Pasalnya menurut Zia, kegiatan tersebut didampingi oleh mereka sejak berlangsungnya penyusunan anggran, hingga pekerjaan tersebut rampung.

“Kalau yang tahun ini kita dilibatkan sejak anggaran diusulkan. Jadi kami mudah dalam melaksanakan pendampingan. Kita tetap optimis laksanakan kegiatan dapat berjalan maksimal walaupun dengan jumlah anggota kita minim,” ungkapnya.(*4/rio)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Tiga Bulan Belajar di Dunia Media, Mahasiswa Unri Rampungkan Program Magang Berdampak di Riau Pos

Mahasiswa Unri sukses menyelesaikan program Magang Berdampak selama tiga bulan di Riau Pos dengan bekal…

1 hari ago

Tangis dan Bangga Warnai Pelepasan 250 Siswa SMPN 25 Pekanbaru

Pelepasan 250 pelajar kelas IX SMPN 25 Pekanbaru berlangsung khidmat, meriah, dan penuh suasana haru.

1 hari ago

Sewa Lima Hari, Mobil Malah Digelapkan, Pasutri Berakhir Ditangkap

Pasutri di Tapung ditangkap polisi setelah diduga menggelapkan mobil rental yang tak dikembalikan kepada pemiliknya.

1 hari ago

Pantai Solop Diawasi Ketat Saat Iduladha, Maksiat dan Narkoba Jadi Perhatian

Pengawasan di Pantai Solop diperketat selama libur Iduladha untuk mencegah maksiat, miras, narkoba dan perilaku…

1 hari ago

Korupsi Bibit Kopi Liberika di Meranti, Kerugian Negara Rp663 Juta Berhasil Dipulihkan

Kejari Kepulauan Meranti berhasil memulihkan kerugian negara Rp663 juta dari kasus korupsi pengadaan bibit kopi…

1 hari ago

Kursi Kadis PUPR Riau Berganti, SF Hariyanto Tunjuk Zulfahmi Jadi Plt

SF Hariyanto menunjuk Zulfahmi sebagai Plt Kadis PUPR-PKPP Riau untuk penyegaran dan percepatan pembangunan infrastruktur.

1 hari ago