Categories: Riau

Warga yang Masuk Riau Harus Punya Hasil Rapid Test Negatif

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Untuk mengantisipasi bertambahnya  pasien corona (Covid-19) di Riau, pasca-Idul Fitri tahun ini, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Riau, meminta warga yang akan memasuki wilayah Riau harus memiliki hasil rapid test negatif.

"Bagi masyarakat yang masih sempat mudik saat Ramadan dan Idul Fitri kemarin, kami minta agar sebelum kembali ke Riau harus memiliki hasil rapid test negatif Covid-19," kata Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Riau dr Indra Yovi, Selasa (26/5/2020).

Lebih lanjut dikatakannya, hal tersebut penting dilakukan untuk mencegah adanya klaster baru penyebaran Covid-19 di Riau. Karena dalam beberapa waktu terakhir, kasus positif Covid-19 di Riau berasal dari luar daerah seperti dari klaster Magetan dan Sukabumi.

"Untuk itu pemeriksaan di daerah perbatasan perlu lebih diperketat lagi. Karena saat ini juga sudah ditemukan orang tanpa gejala yang positif Covid-19," sebutnya.

Khusus untuk klaster Magetan, lanjut dr Yovi, saat ini total sudah berjumlah 39 orang yang tersebar di beberapa kabupaten yakni Indragiri Hilir, Pelalawan, Bengkalis, Siak, Kepulauan Meranti, dan kota Dumai. 

"Sedangkan untuk klaster Sukabumi, total sudah ada 13 pasien. Dua klaster ini yang banyak ditemukan kasus pasien positif Covid-19. Untuk itu, perlu upaya pencegahan agar tidak ada klaster baru di Riau," ujarnya. 

Sumber: Soleh Saputra (Pekanbaru)
Editor: Hary B Koriun

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Daftar Calon Rektor Unri, Mexsasai Indra Usung Visi Kampus Berdaya Saing Global

Wakil Rektor Akademik Unri, Dr Mexsasai Indra resmi maju sebagai bakal calon Rektor Unri periode…

10 jam ago

Penampilan Dance SMKN 1 dan SMAN 1 Rengat Meriahkan HSBL

Penampilan tim dance SMKN 1 dan SMAN 1 Rengat sukses memeriahkan suasana Riau Pos-HSBL dan…

17 jam ago

Sopir Truk Pembawa Ratusan Karung Bawang Ilegal Diciduk di Teluk Meranti

Polres Pelalawan menggagalkan pengiriman 7,5 ton bawang merah ilegal tanpa dokumen karantina di Teluk Meranti.

21 jam ago

Miris, 3.011 Anak di Bengkalis Putus Sekolah, Faktor Ekonomi Jadi Penyebab Utama

Dinas Pendidikan Bengkalis mencatat 3.011 anak putus sekolah hingga 2026. Faktor ekonomi keluarga menjadi penyebab…

21 jam ago

Proyek Drainase Mangkrak, Jalan di Perumahan Lumba-Lumba Digenangi Air Kotor

Proyek drainase di Jalan Merpati, Binawidya, terhenti hampir tiga pekan dan menyebabkan air kotor menggenangi…

21 jam ago

Kabel Semrawut di Pekanbaru Bakal Ditanam Bawah Tanah, Penataan Dilakukan Bertahap

Pemko Pekanbaru mulai menata kabel telekomunikasi semrawut menuju sistem bawah tanah demi estetika dan kenyamanan…

22 jam ago