Categories: Riau

Tunggu Gubri Surati Kemensos

PEKANBARU, (RIAUPOS.CO) – Tahapan pengajuan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzamsyah atau Marhum Pekan sebagai pahlawan nasional di tingkat daerah sudah usai. Kini tinggal lagi menunggu rekomendasi dari Gubernur Riau Syamsuar ke Kementerian Sosial (Kemensos).

Dalam upaya agar sosok pendiri Kota Pekanbaru yang juga dikenal dengan nama Marhum Pekan ini, tahapan terakhir yang sudah dilalui adalah seminar nasional. Kemudian pula sudah dilakukan evaluasi bersama panitia penilai tingkat Provinsi Riau.

Demikian disampaikan Wali Kota (Wako) Pekanbaru Dr H Firdaus ST MT, Jumat (25/3). "Alhamdulillah kemarin sore tim panitia penilai tingkat provinsi sudah melakukan evaluasi dan hasilnya berjalan lancar dan mendapatkan dukungan," kata dia.

Dilanjutkannya, saat ini pihaknya masih menunggu Pemerintah Provinsi Riau melayangkan rekomendasi pada Kementerian Sosial.

"Dan sekarang berada di dinas provinsi. Nanti dari sini akan melahirkan rekomendasi dari Pemprov. Batas waktu 31 Maret kita harapkan sudah dari Riau

rekomendasi pemprov ke Kementerian Sosial," imbuhnya.

Tahapan terakhir, sambung Wako nantinya tinggal lagi surat dari Gubri. Dia meyakini ajuan Marhum Pekan untuk jadi pahlawan nasional bisa berhasil. "Kita harap bisa siap untuk ditandatangani Pak Gubernur dan bisa diserahkan ke Kemensos. Tinggal surat gubernur saja ke Kemensos. Harapan kita lolos tahun ini. Saya yakin," ucapnya.

Sebelumnya, Wakil Wali Kota Pekanbaru H Ayat Cahyadi SSi menyampaikan, Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) Kota Pekanbaru, terus melengkapi berbagai persyaratan yang diperlukan dalam upaya mengajukan Marhum Pekan mejadi pahlawan nasional.

Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzamsyah merupakan Sultan ke-5 Kerajaan Siak Sri Inderapura. Selain memiliki banyak jasa dalam melawan penjajah, dia juga pendiri Kota Pe­kanbaru. "Seminar Nasional adalah di antara syarat-syarat untuk kita mengajukan Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzamsyah sebagai pahlawan nasional ke Presiden melalui Gubernur," kata Ayat yang juga merupakan Ketua TP2GD Pekanbaru.

Seminar nasional sendiri digelar, Selasa (15/3) lalu dengan menghadirkan sejumlah narasumber seperti dari Kementerian Sosial, Peniti Sejarah dari LIPI, Sejarawan Nasional dari UIN Gunung Jati, pustakawan nasional, Dinas Sosial dan TP2GD Riau, serta TP2GD Pekanbaru.

Melalui seminar itu, diharapkan niat pemerintah kota agar Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzamsyah bisa diberi gelar pahlawan nasional oleh Pemerintah Pusat. "Untuk itu, kita minta dukungan dari seluruh masyarakat Riau dan Pekanbaru khususnya untuk mendoakan agar Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzamsyah diberi gelar Pahlawan Nasional," imbuhnya.

Lebih lanjut disampaikan Ayat, setelah seminar nasional, TP2GD selanjutnya akan menjumpai Gubernur Riau Syamsuar untuk segera mengusulkan ke pemerintah pusat untuk pemberian gelar pahlawan nasional kepada Marhum Pekan. "Jadi setelah seminar ini, kita dari pemerintah kota dan TP2GD akan menghadap Pak Gubernur. Setelah itu, Pak Gubernur melalui Dinas Sosial akan menyurati presiden melalui Kementerian Sosial," paparnya.

Ayat berharap segala upaya yang dilakukan untuk mengusulkan Marhum Pekan menjadi pahlawan nasional dapat berhasil. "Mudah-mudahan niat kita mengusulkan Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzamsyah sebagai pahlawan nasional, ini bisa diberikan oleh presiden," singkatnya.(ali)

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Libur Sekolah Makin Seru, Khas Pekanbaru Hotel Hadirkan Promo Menginap Mulai Juli

Khas Pekanbaru Hotel menghadirkan promo School Holi-Deals selama Juli 2026 dengan paket menginap lengkap untuk…

6 jam ago

UAS Sempat Dihadang di Kutai Barat, Syahrul Aidi Minta Polisi Bertindak Proaktif

Syahrul Aidi mengecam penghadangan Ustaz Abdul Somad di Kutai Barat dan meminta aparat menjamin keamanan…

7 jam ago

Jangan Sampai Terlewat! Daftar Ulang SPMB SD Negeri Hanya Digelar Dua Hari

Daftar ulang SPMB SD Negeri di Pekanbaru resmi dimulai. Orang tua melengkapi berkas, sementara sekolah…

8 jam ago

Jabatan Pimpinan Tinggi di Meranti Akan Diisi Lewat Talent Management, Bukan Seleksi Terbuka

Pemkab Kepulauan Meranti resmi menerapkan manajemen talenta ASN setelah mendapat persetujuan BKN. Pengisian JPTP tak…

10 jam ago

Kesepakatan Tercapai, Kompensasi Korban Pencemaran Sungai Tapung Mulai Direalisasikan

Kompensasi bagi 142 nelayan terdampak pencemaran Sungai Tapung mulai direalisasikan. Nelayan berharap pemulihan lingkungan segera…

20 jam ago

Jenguk Korban Dugaan Pengeroyokan, Kapolda Riau Pastikan Kasus Diusut Profesional

Kapolda Riau menjenguk korban dugaan pengeroyokan di RS Bhayangkara dan menegaskan proses hukum akan dilakukan…

20 jam ago