koko syawaluddin
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kanwil Kemenkumham Riau menegaskan komitmen pemberantasan narkoba di Unit Pelaksanan Teknis (UPT) seluruh Riau. Berbagai upaya dan implementasi strategi pencegahan dilaksanakan dan berinovasi setiap tahun.
Komitmen ini disampaikan Kepala Sub Bidang Pengelolaan Basan Baran dan Keamanan Kanwil Kemenkumham Riau Koko Syawaluddin Sitorus pada kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), Rabu (24/7).
Koko pada kegiatan yang digelar Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau itu menegaskan, para pihak juga harus mempertimbangkan rehabilitasi kepada para pengguna.
“Sebagai komitmen kami tiap tahun melakukan deklarasi, kemudian sosialiasi yang disertai ancaman bagi pegawai yang terlibat. Beberapa pegawai sudah dipecat karena terbukti terlibat narkoba,” kata Koko.
Koko juga mengingatkan pentingnya proses rehabilitasi. Dirinya berkaca pada kondisi lapas dan rutan di Riau yang saat ini dipenuhi napi narkoba.
Lapas dan Rutan di Riau saat ini mengalami over kapasitas selalu di atas 300 persen.(end)
Festival Perang Air Meranti kembali digelar 17–22 Februari 2026. Tradisi budaya ini resmi masuk Karisma…
Polisi Inhu mengamankan pria 46 tahun yang diduga melakukan kekerasan seksual terhadap anak tiri berusia…
Bangunan Pustu rusak parah membuat warga Desa Patah Parang terpaksa melahirkan di kantor desa. Perbaikan…
Daftar Produk dan Harga ASICS Sonicblast di Blibli
Disnaker Pekanbaru memperketat pengawasan UMK 2026 dengan menyidak hotel dan rumah sakit untuk memastikan gaji…
Menjelang Riau Pos Fun Bike 2026, antusiasme peserta perorangan terus meningkat. Iven gowes massal ini…