Categories: Riau

LPPM Unri Bina Usaha Pengolahan dan Pemasaran Produksi Kijing

KAMPAR (RIAUPOS.CO) – Desa Sungai Paku merupakan salah satu desa penghasil kijing yang terletak di Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar. Bekerja sama dengan kelompok usaha pengolahan Alam Bendungan  Desa Sungai Paku, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau (LPPM Unri) melakukan pembinaan intensif dalam usaha pengolahan dan pemasaran produksi kijing.

Pembinaan ini dilakukan oleh tim pengabdian dengan skema desa Binaan yang terdiri dari Prof Dr Bustari Hasan MSc, Dian Iriani SPi MP MSc, Ir N Ira Sari MSi, Dr Trisla Warningsih MSi, Elvrin Septyanti, SPd, MPd, dan Dr Fitra Suzanti MSi.

’’Kijing merupakan kerang air tawar yang hidup secara alami di dasar sungai, dan kolam ikan masyarakat yang memanfaatkan makanan-makanan sisa budidaya perikanan. Selain kaya akan kandungan protein, zat besi,  Kijing juga kaya akan asam amino esensial dan asam lemak tak jenuh (EPA dan DHA) yang sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan sel otak. Akan tetapi pemanfaatannya belum optimal. Oleh karena itu, kijing sangat potensial sebagai bahan baku untuk memperkaya gizi berbagai makanan olahan,” ujar ketua pelaksana Prof Dr Bustari Hasan MSc, Kamis (25/7/2019).

Kata Bustari Hasan lagi, ini merupakan tahun kedua pembinaan yang dilakukan dengan skema Pengabdian Desa Binaan. Di mana tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat menjadi pengolah yang kreatif, produktif dan mandiri, memberikan pengetahuan tentang pengurusan izin produk dari Dinkes (P-IRT), dan memberikan keterampilan manajemen produksi dan strategi pemasaran agar produksi berkembang dan berkesinambungan.

Dian Iriani SPi MP MSc selaku koordinator pelaksana menyampaikan bahwa kegiatan pengolahan kijing ini sudah dimulai sejak tahun 2012. Berdasarkan evaluasi dari tahun ke tahun terhadap produk olahan kijing yang telah dibuat, ternyata masyarakat lebih menyukai produk olahan kijing yang renyah dan kriuk berupa kerupuk dan snack. 

“Makanya di tahun ini, kami melakukan usaha pengolahan dan pemasaran untuk produk ini,” ujarnya.

’’Selain itu kami juga memberikan bantuan alat berupa sejumlah peralatan untuk pengolahan kerupuk dan snack yaitu alat pencetak kerupuk, alat pencetak snack, spinner (penyaring minyak, red), dan rak-rak tempat penjualan produk tersebut ditoko/swalayan, dimana tahun sebelumnya kami telah memberikan bantuan alat berupa freezer untuk menyimpan bahan baku kijing,’’ ujar Dian Iriani lagi

Selaku ketua kelompok pengolah Alam Bendungan Desa Sungai Paku Ibu Hasbuna, SPi, menyampaikan ucapan terima kasih kepada dosen tim pelaksana kegiatan, LPPM Unri, yang telah memberikan pelatihan pengolahan produk kijing, sehingga dengan pelatihan ini dapat membantu perekonomian keluarga ibu-ibu tani pengolah di desa ini.

’’Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada adik-adik mahasiswa Unri yang sedang KKN di desa ini yang telah membantu hingga suksesnya kegiatan ini,’’ tutup Hasbuna.(hen/c)

Editor: Fopin A Sinaga

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Sempat Ditahan Dua Bulan, Pelaku Pencurian Ponsel dan Penadah Bebas Lewat Restorative Justice

Kejari Pekanbaru menghentikan penuntutan perkara pencurian dan penadahan di Rumbai Timur melalui mekanisme restorative justice…

6 jam ago

Perluas Jaringan di Riau, QJMotor Resmi Buka Dealer Lintas 3S di SM Amin Pekanbaru

Merek sepeda motor QJMotor resmi hadir di Kota Pekanbaru melalui peresmian dealer 3S di Jalan…

6 jam ago

Dipromosikan Jadi Kabaharkam Polri, Irjen Pol Herry Heryawan Tinggalkan Polda Riau

Jabatan Kapolda Riau resmi berganti dari Irjen Pol Herry Heryawan kepada Irjen Pol Arman Achdiat…

7 jam ago

Menyapa SMAN 9 Pekanbaru, Roadshow Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau Berjalan Semarak

Tim roadshow Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau hadir di SMAN 9 Pekanbaru,…

20 jam ago

Sertijab di Polres Kampar, Kompol Nurman Resmi Jabat Kapolsek Kampar Kiri

Polres Kampar menggelar upacara sertijab Kapolsek Kampar Kiri dari Kompol Rusyandi Z Siregar kepada Kompol…

21 jam ago

Soroti HGB STC, Kasi Datun Kejari Pekanbaru Tegaskan Paksa Perpanjang Masuk Perbuatan Melawan

Kejari Pekanbaru menegaskan perpanjangan HGB STC berpotensi melanggar hukum, sementara BPKP Riau menyoroti potensi kerugian…

1 hari ago