Cegah Bahaya Karhutla, Polsek dan Koramil Patroli Bersama
TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) — Untuk mengantisipasi terjadinya musibah kebakaran hutan dan lahan (karhutla), jajaran Polsek dan Koramil Kecamatan Tempuling, melakukan patroli bersama, kemarin.
Kapolsek Tempuling AKP Subagja menuturkan, kegiatan itu mereka laksanakan dengan sasaran untuk mengimbau masyarakat agar tidak membakar lahan maupun hutan saat membuka lahan perkebunan.
“Kami bersama pihak Koramil memberikan sosialisasi kepada masyarakat tentang bahaya karhutla dan dampak yang akan dialami jika itu sampai terjadi,” kata Kapolsek Tempuling AKP Subagja.
Secara umum sasaran kegiatan itu adalah masyarakat sekitar, Kecamatan Tempuling, dengan berbagai latar belakang. Mulai dari petani, nelayan bahkan hingga penjerat burung sekalipun.
“Jangan sekali-kali membuang puntung rokok, karena dampaknya akan sangat berbahaya apalagi saat musim panas,” ujarnya.
Kapolsek menambahkan, apabila ada warga atau masyarakat yang melihat, mengetahui bahkan menjadi korban karhutla, agar segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib baik Polsek ataupun Koramil Tempuling.
“Kita selalu mengimbau masyarakat untuk menghindari aktivitas yang melanggar hukum,”sebut Kapolsek Tempuling, menambahkan.(ind)
Wali Kota Pekanbaru sidak Kecamatan Marpoyan Damai dan menekankan pelayanan cepat serta kenyamanan warga.
Distankan Pekanbaru telah memeriksa 3.754 hewan kurban dan memastikan belum ditemukan kasus penyakit.
Umri melantik wakil rektor baru dan menargetkan penguatan tata kelola kampus menuju standar internasional.
Universitas Riau mewisuda 1.891 lulusan dan mengajak alumni menjadi generasi adaptif, inovatif, serta berdaya saing.
PN Bengkalis menolak gugatan praperadilan kasus karhutla dan menguatkan keabsahan proses penyidikan Polres Bengkalis.
Pegawai PNM Ukui, Ardi Yahya, ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Indragiri, Inhu