Categories: Riau

Hutan TNTN Tinggal 16,8 Persen, Setengah Jadi Kebun Sawit

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kawasan hutan di Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) terus tergerus. Data terakhir yang dikeluarkan Balai TNTN,  dari total luas area 81.793 hektare (Ha), hanya tersisa 13,750 ha kawasan hutan  atau hanya sekitar 16,8 persen. Bahkan 40.469 ha dari total kawasan konservasi itu sudah berubah menjadi kebun sawit.

Hal ini dikatakan Kepala Balai TNTN, Heru Sutmantoro, Senin (24/10). Heru menyebutkan, berdasarkan perhitungan pihaknya, luas kebun sawit illegal mencapai lebih kurang 50 persen dari total luas lahan TNTN. Data itu menurutnya valid. "Berdasarkan hasil perhitungan dan analisis kita," sebut Heru.

Penanaman sawit ilegal ini menjadi mudah karena kawasan hutan yang awalnya seluas 68.043 ha habis dirambah. Dengan kondisi tersebut, TNTN  mengeluarkan Surat Edaran Nomor 6 tahun 2022 mengenai larangan menanam sawit di kawasan yang sudah dirambah secara ilegal tersebut.

Adapun kawasan TNTN yang telah rusak, kosong atau tidak lagi berhutan  yang berada dalam zona rehabilitasi, akan dilakukan rehabilitasi dengan menanam tanaman campuran serbaguna dan tanaman kehutanan.

Sementara dalam surat edaran itu, sawit yang sudah tertatanam di kawasan TNTN akan dilakukan penanganan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Maka dirinya mengimbau masyarakat sekitar atau siapapun yang menanam  sawit dalam kawasan TNTN, untuk terbuka dalam memberikan informasi.

Kebun sawit dalam kawasan tersebut akan dilakukan penanganan sesuai keputusan Kementrian Lingkungan Bidup dan Kehutanan (KLHK) pusat berdasarkan  Undang-undang Cipta Kerja (UUCK).

Maka data dan informasi soal luasan kebun sawit ini sangat penting untuk pengambilan keputusan dalam implementasi UUCK. Balai TNTN perlu data akurat untuk dilaporkan ke KLHK.(end)

Laporan HENDRAWAN KARIMAN, Pekanbaru

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Nurul Angely Juara Pertama Bintang Radio Kabupaten Kuansing 2026

Nurul Angely dari Kecamatan Kuantan Mudik berhasil keluar sebagai juara pertama ajang Bintang Radio Kabupaten…

8 jam ago

Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru Berjalan Normal di Tengah Kabut Asap

Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional SSK II Pekanbaru berjalan aman dan normal meski Kota Pekanbaru…

1 hari ago

Opening Party Honda DBL 2026 Riau Bergulir Hari Ini di Gelanggang Remaja Pekanbaru

Kompetisi basket pelajar bergengsi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau resmi bergulir mulai…

1 hari ago

Sidang Korupsi Kuansing: Sopir Zulkarnain dan Istri Suhardiman Amby Bersaksi

Persidangan kasus suap mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap alur pembayaran angsuran Pajero Sport dan penguasaan…

2 hari ago

Kabut Asap Makin Tebal, Disdikbud Pelalawan Liburkan Tatap Muka di 8 Kecamatan

Disdikbud Kabupaten Pelalawan memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di 8 kecamatan akibat memburuknya kualitas udara…

2 hari ago

Tabrakan Beruntun 10 Mobil di Lampung Akibat Asap Tebal, 2 Orang Meninggal

Kecelakaan beruntun melibatkan 10 kendaraan terjadi di Jalan Lintas Pantai Timur Sumatera, Tulang Bawang, Lampung…

2 hari ago