Categories: Riau

Dugaan Korupsi di Bagian Kesra Terus Digesa

RENGAT (RIAUPOS.CO) – Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Indragiri Hulu (Inhu) terus menggesa penyidikan atas dugaan tindak pidana korupsi di Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra). Setelah pekan kemarin, penyidik meminta keterangan Kepala Bagian (Kabag) Kesra berinisial AJ, pada pekan ini kembali memanggil sejumlah pihak.

Saat ini penyidik Kejari menggali dugaan penyelengan anggaran makan minum pada MTQ tahun 2017 lalu pada Bagian Kesra Sekretariat Daerah (Setda). Dimana anggaran makan minum tersebut mencapai Rp 709.554.000 terindikasi ada mark up.

Kajari Inhu Hayin Suhikto SH melalui Kepala Seksi (Kasi) Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Ostar Al Pansuri SH mengatakan bahwa kembali akan memanggil sejumlah pihak sesuai keterangan yang diberikan Kabag Kesra. ’’Untuk saat ini pemanggilan tetap mengacu kepada keterangan saksi sebelumnya,’’ ujar Kasi Pidsus Ostar Al Pansuri, Senin (24/6/2019).

Memang sebutnya, pengadaan makan dan minum diacara MTQ pada tahun 2017 lalu dilakukan lelang kepada pihak ketiga. Namun dalam penyidikan untuk mengungkap dugaan Mark Up pada kegiatan tersebut belum akan dimintai keterangannya.

Pemanggilan pihak ketiga selaku pemenang tender kegiatan pengadaan makan dan minum, setelah beberapa pihak yang terlibat dalam kegiatan MTQ sudah dimintai keterangan. ’’Pemanggilan untuk dimintai keterangan masih pihak-pihak yang ada pada Bagian Kesra,’’ ungkapnya.

Pihaknya memastikan penanganan dugaan mark up pada kegiatan makan minum tersebut terus berjalan. Setelah para pihak dimintai keterangan, baru akan dilakukan penelaan terdahap perkara tersebut.

Lebih jauh disampaikannya, kepada para pihak yang dimintai keterangan hendaknya dapat menjelaskan duduk persolannya. Sehingga dalam penetapan tersangka pada perkara tersebut tidak ada kesalahan. ’’Apabila ada panggilan, hendaknya dapat hadir dan dapat memberi penjelasan sesuai yang diminta,’’ terangnya.(kas)

Editor: Fopin A Sinaga

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Tim SAR Temukan Korban Kedua Bencana Galodo Solok, Operasi Pencarian Resmi Ditutup

Satu korban hilang akibat galodo Solok ditemukan meninggal dunia pada Jumat (25/9/2026). Total korban jiwa…

19 jam ago

Bareskrim Polri dan Bea Cukai Bengkalis Gagalkan Penyelundupan 28,3 Kg Sabu Malaysia

Bareskrim Polri bersama Bea Cukai Bengkalis menggagalkan penyelundupan 28,3 kg sabu jaringan internasional dan menangkap…

3 hari ago

Kasus Kawasan Hutan Kampar, Polda Riau Resmi Tetapkan Tersangka Oknum DPRD Kampar Inisial F

Ditreskrimsus Polda Riau menetapkan anggota DPRD Kampar berinisial F (Fahmil) sebagai tersangka kasus dugaan penguasaan…

3 hari ago

Pria Asal Dairi Ditemukan Meninggal Tergantung di Ruko Apotek Salo Kampar

Seorang pemuda asal Dairi berusia 21 tahun ditemukan meninggal tergantung di Ruko Apotek Rama Farma,…

4 hari ago

Atasi Kelangkaan dan Dugaan Mafia Solar Subsidi, DPRD Riau Bawa Wacana Pembentukan Satgas

DPRD Provinsi Riau mengusulkan pembentukan Satgas Solar terpadu untuk memberantas dugaan mafia, penyelewengan, dan antrean…

4 hari ago

Razia Pekat Satpol PP Kuansing: 6 LC diamankan, 1 LC Remaja Positif Penyakit Menular

Satpol PP Kuansing menggelar razia warung remang-remang di Desa Marsawa. Enam LC diamankan, satu di…

4 hari ago