21 Personel Polres Meranti Tugas ke Jakarta
MERANTI (RIAUPOS.CO) — Beberapa hari jelang penetapan hasil pleno penghitungan suara calon presiden (Capres) oleh KPU RI, kemarin, ternyata Polres Kepulauan Meranti mengirimkan satu pleton personelnya ke Jakarta.
“Kita terjunkan 21 personel ke Jakarta dalam rangka membantu proses pengamanan sengketa Pemilu di Jakarta. Itu menindaklanjuti perintah dari Mabes Polri,†ungkap Kapolres Kepulauan Meranti AKBP La Ode Proyek SH kepada Riau Pos, Rabu (22/5) siang.
Masa tugas untuk 21 personel Polres Kepulauan Meranti yang telah diberangkatkan tersebut, pihaknya masih menunggu perintah dari atasannya.
“Setiap Polres jika terjadi eskalasi massa di daerah tertentu atau daerah yang cenderung tidak aman, kita kirim untuk bergabung dengan personel gabungan di sana. Namun kapan mereka akan kembali belum tahu, tetap kita tunggu perintah dari atasan,†tambahnya.
Untuk di wilayah hukumnya, yakni Kepulauan Merantu saat ini dapat dipastikan aman dan kondusif. Menurutnya, tidak ada gejolak signifikan terkait hasil Pemilu 2019.
“Hingga saat ini aman saja kan. Seperti yang kita lihat bersama, tidak ada riak-riak kerusuhan. Masyarakat kita sudah cerdas, mereka sudah bisa membedakan mana hasutan dan mana yang bukan. Sehingga di Meranti tidak ada pengaruhnya,†ujar Kapolres.
Walau demikian, La Ode mengatakan, patroli Kamtibmas tetap dilakukan dan berjalan secara rutin guna memastikan keamanan di lingkungan masyarakat.
“Kamtibmas tetap kita laksanakan secara rutin. Mulai dari patroli di jalan-jalan, pengamanan lalu lintas, pengamanan tempat ibadah dan lainnya.†tambah La Ode.(*4/zed)
Wako Pekanbaru Agung Nugroho meluncurkan logo HUT ke-242 Kota Pekanbaru dan melepas uji coba bus…
Bupati Siak Afni Z mengukuhkan 368 petugas Sensus Ekonomi 2026 dan menegaskan pentingnya integritas serta…
Karhutla kembali terjadi di Pulau Rupat, Bengkalis. Petugas gabungan dan dua helikopter water bombing terus…
Saksi mahkota Dani Nursalam mengaku melaporkan penerimaan dana Rp1 miliar dari Arief Setiawan kepada Abdul…
Korban dugaan penyerangan terhadap pekerja PT SBP bertambah menjadi tiga orang yang dirujuk ke Pekanbaru,…
Kejagung menetapkan tiga mantan pimpinan BGN sebagai tersangka dugaan korupsi Program MBG dan langsung melakukan…