Categories: Riau

Sabu 3 Kg Gagal Beredar, Pengendali dan Sopir Ditangkap

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Peredaran narkoba di Bumi Lancang Kuning seakan tidak pernah habisnya. Kendati kerap dilakukan penangkapan oleh aparat penegak hukum, penyeludupan barang haram dari negara tetangga itu terus terulang.

Hal itu dibuktikan dengan penangkapan yang dilakukan Polda Riau, Rabu (22/1) pagi. Setidaknya 3 kilogram (kg) sabu-sabu serta satu bungkus bubuk putih disita dari tangan dua tersangka yang berperan sebagai pengendali dan sopir pembawa narkoba tersebut.

Pengungkapan penyeludupan barang haram miliaran rupiah itu berawal dari informasi masyarakat, akan ada pengiriman sabu-sabu dalam jumlah besar di Riau. Direktorat Reserse Narkoba (Dit Resnarkoba) Polda Riau menindaklanjutinya dengan melakukan penyelidikan lebih mendalam. "Kami sudah mendapat informasi ini sejak akhir Desember 2019 lalu akan ada penyeludupan sabu ke Riau. Kami lakukan penyelidikan ke beberapa daerah karena tidak tahu lokasi pastinya," ungkap Direktur Resnarkoba Polda Riau Kombes Pol Suhirman ketika konferensi pers, kemarin siang.


 

Hingga akhirnya, kata Suhirman, pihaknya menerima informasi akurat mengenai dua orang yang membawa sabu dari Kota Dumai menuju Pekanbaru. Mereka menggunakan kendaraan roda empat sehingga dilakukan upaya pengintaian dan pengejaran oleh Ditresnarkoba Polda Riau. Untuk menghentikan kendaraan itu, ujar Suhirman, pihaknya bekerja sama dengan Polsek Kandis, Kabupaten Siak melakukan razia kendaraan.  "Penangkapan kami lakukan di depan Mapolsek Kandis. Ada dua tersangka berinisial HS dan ZH yang ditangkap tanpa perlawanan," imbuh mantan Dir Resnarkoba Polda Bangka Belitung itu.

Dari dalam mobil tersangka, disita barang bukti tiga bungkus sabu dengan berat masing-masing 1 kg, serta satu unit kendaraan roda empat dan beberapa unit handphone serta dompet tersangka. Sementara untuk peran dari HS dan ZH, disampaikan Suhirman, sebagai pengendali peredaran narkoba dan sopir yang membawa sabu menuju Pekanbaru.  "Selain tiga bungkus sabu-sabu, ada satu bungkus yang berisikan serbuk putih. Apa kandungannya akan dilakukan pengujian di laboratorium," paparnya.

Setiba di Kota Bertuah, lanjut Suhirman, sabu-sabu itu akan dijemput seseorang untuk kembali diedarkan ke sejumlah daerah. Terhadap siapa yang akan menjemput barang haram ini masih dilakukan pendalaman lebih lanjut.(rir)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Dari Koto Gasib ke Pekanbaru, SeSuKa Bike Siap Gowes di Fun Bike Riau Pos 2026

Komunitas SeSuKa Bike Koto Gasib-Siak memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 sebagai ajang silaturahmi…

2 jam ago

DPRD Minta Satpol PP Pekanbaru Lebih Tegas Tertibkan Usaha dan Bangunan Liar

Komisi I DPRD Pekanbaru menyoroti lemahnya pengawasan Satpol PP dan mendesak penegakan perda terhadap usaha…

2 jam ago

Vandalisme, Geng Motor, hingga Curanmor Lintas Provinsi Diungkap Polresta Pekanbaru

Polresta Pekanbaru mengungkap berbagai kasus viral, mulai vandalisme TMP, geng motor, curanmor lintas provinsi hingga…

3 jam ago

Pemko Pekanbaru Targetkan Perbaiki Jalan Rusak Lebih dari 42 Kilometer

Pemko Pekanbaru menargetkan perbaikan jalan rusak lebih dari 42 kilometer tahun ini, menyasar pusat kota…

23 jam ago

Konsisten Sejak 2019, DBC Kembali Kirim 15 Peserta Meriahkan Riau Pos Fun Bike 2026

Duri Bike Community memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 dengan menurunkan 15 peserta dan…

23 jam ago

Butuh Pegawai Tangguh, BPR Indra Arta Perpanjang Pendaftaran Rekrutmen

BPR Indra Arta Indragiri Hulu memperpanjang pendaftaran rekrutmen pegawai baru hingga 26 Januari untuk menjaring…

23 jam ago