Categories: Riau

Pemkab Dorong Ibu Menyusui Berikan Bayi ASI Eksklusif

(RIAUPOS.CO) — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hulu (Rohul) terus mendorong para ibu menyusui untuk terus memberikan ASI eksklusif kepada bayi usia  0-6 bulan hingga 2 tahun.
Dengan tujuan, pemberian ASI eksklusif dapat memenuhi gizi dan kualitas nutrisi untuk bayi dapat terpenuhi dalam periode emas tersebut. Disamping memperhatikan pertumbuhan anak, jangan sampai kurangnya pemberian ASI menjadi salah satu penyebab gizi kurang atau gizi buruk pada para balita di Kabupaten Rohul.
Harapan itu disampaikan Bupati Rohul H Sukiman, Jumat (21/7), usai membuka sosialisasi pemanfaatan ASI tingkat kabupaten yang dipusatkan di Desa Masda Makmur, Kecamatan Rambah Samo.
Dalam acara itu, hadir Sekda Rohul H Abdul Haris SSos MSi, Ketua TP PKK Rohul Hj Peni Herawati Sukiman, Ketua DWP Rohul Hj Neti Herawati Haris, Kepala Dinas Kesehatan Rohul dr Bambang Triono, camat, para kepala desa serta bidan desa dan kader posyandu setempat.
Sukiman mengajak para ibu dan mengingatkan pentingnya pemberian ASI eksklusif bagi bayi usia 0-6 bulan sampai dengan 2 tahun, karena sangat baik untuk kecerdasan anak, murah, dan tentu sehat. ‘’Kita harapkan sosialisasi pemberian ASI eksklusif untuk bayi dapat dilakukan secara massif di 21 Puskesmas yang tersebar di 16 Kecamatan se-Rohul. Saya minta kader-kader kesehatan di desa, untuk dapat meberikan pemahaman dan pendampingan kepada para ibu untuk memberikan asi ekslusif pada bayi 0-6 bulan sampai 2 tahun tanpa kecuali,’’ ujarnya.
Diakuinya, pemberian susu formula merupakan pilihan terakhir, karena bayi berhak untuk mendapatkan ASI ekslusif sesuai dengan perturan pemerintah (PP) Nomor 33 tahun 2012.
Regulasi itu, sebagai bentuk upaya untuk meningkatkan pemberian ASI eksklusif yang merupakan awal dari penciptaan generasi berkualitas untuk membangun Indonesia dimasa mendatang.(adv)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Jembatan Gantung Tanjung Betung Direnovasi, Mobilitas Warga Makin Lancar

Renovasi jembatan gantung di Tanjung Betung yang didukung Polri diharapkan memperlancar mobilitas warga dan menjadi…

29 menit ago

PBBDD Kumpulkan 1.899 Kantong Darah, Lampaui Target Jelang Ramadan

PBBDD berhasil mengumpulkan 1.899 kantong darah dalam baksos donor darah di Pekanbaru, melampaui target untuk…

36 menit ago

Insiden Turis Berbikini, Tokoh Adat Minta Konsep Pariwisata Kampar Diperjelas

Insiden turis berbikini di Danau Rusa disorot tokoh adat Kampar yang mendesak pemerintah daerah memperjelas…

50 menit ago

Satgas Kabel FO Dibentuk, DPRD Pekanbaru Tunggu Aksi Nyata

Satgas penertiban kabel FO telah dibentuk Pemko Pekanbaru. DPRD menunggu aksi nyata agar kota tidak…

2 jam ago

Ribuan Peserta PBI JKN di Meranti Dinonaktifkan Usai Pemutakhiran Data

Pemutakhiran data nasional membuat 6.125 peserta PBI JKN di Kepulauan Meranti dinonaktifkan. Warga masih bisa…

2 jam ago

Optimalkan PAD, Pemprov Riau Kaji Kenaikan Nilai Pajak Air Permukaan

Pemprov Riau menyiapkan revisi Pergub pajak air permukaan dengan tiga opsi nilai air guna meningkatkan…

3 jam ago