lakukan-protokol-kesehatan-ketat-kantor-cabang-bri-pekanbaru-kembali-beroperasi
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Riau dr Indra Yovi, bersama Kepala Dinas Kesehatan Riau Mimi Yuliani Nazir melakukan supervisi atau peninjauan langsung ke kantor cabang BRI Pekanbaru Sudirman pasca seluruh karyawan dites swab dan hasilnya negatif, Senin (22/6/2020).
Supervisi tersebut dilakukan untuk memastikan apakah protokol kesehatan sudah dijalankan, pasalnya bank BUMN tersebut sudah diperbolehkan buka. Dari hasil supervisi tersebut, tim gugus tugas dan Dinas Kesehatan menilai bahwa bank BRI telah memenuhi standar kesehatan dalam pencegahan Covid 19.
"Kami menilai bank BRI sudah memenuhi prosedur yang wajibkan terkait pencegahan Covid-19. Oleh karenanya kami mengizinkan bank BRI untuk beroperasi kembali," kata Mimi Yuliani Nazir.
Sementara itu, Executive Vice Presiden BRI Pekanbaru Harry Gusti mengatakan, dengan sudah diperbolehkannya beroperasi kembali bank BRI tersebut, diharapkan dapat mempermudah bagi masyarakat yang ingin bertransaksi perbankan.
"Kami memastikan bahwa kantor bank BRI beroperasi dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Kami juga berkomitmen untuk memberikan layanan perbankan yang prima di tengah pandemi Covid-19 dengan mengutamakan keselamatan pekerja dan nasabah," ujarnya.
Laporan: Soleh Saputra (Pekanbaru)
Editor: E Sulaiman
Komisi I DPRD Pekanbaru menyoroti lemahnya pengawasan Satpol PP dan mendesak penegakan perda terhadap usaha…
Polresta Pekanbaru mengungkap berbagai kasus viral, mulai vandalisme TMP, geng motor, curanmor lintas provinsi hingga…
Pemko Pekanbaru menargetkan perbaikan jalan rusak lebih dari 42 kilometer tahun ini, menyasar pusat kota…
Duri Bike Community memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 dengan menurunkan 15 peserta dan…
BPR Indra Arta Indragiri Hulu memperpanjang pendaftaran rekrutmen pegawai baru hingga 26 Januari untuk menjaring…
Warga dan DPRD Pelalawan mendesak pemkab segera menambal jalan berlubang di Pangkalankerinci karena dinilai rawan…