Syukur Nikmat Membina Keluarga Samawa
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Begitu banyak kenikmatan yang telah Allah berikan kepada umat manusia. Baik nikmat harta, kekayaan mau pun kesehatan dan lain-lainya.
Ustaz Sudirman Sohor dalam suatu kesempatan mengatakan, betapa banyak nikmat yang dirasakan manusia. Begitu banyak orang-orang yang terbaring tak berdaya di rumah sakit dan tak memiliki kesempatan melangkahkan kaki ke masjid. Baik nikmat harta mau pun nikmat kesehatan telah Allah berikan kepada manusia.
Untuk itu, menjadi sebuah kewajiban memanfaatkan nikmat yang telah Allah berikan tersebut guna melaksanakan perintah-perintah Allah, terutama menjalakan ibadah di bulan Ramadan. “Allah berikan rahmat kepada kita, sepuluh malam di bulan Ramadan telah kita lewati,†katanya.
Hal terpenting bagi umat muslim adalah salat. Ustaz Sudirman menuturkan, hal pertama yang akan dihisab nanti adalah salat. Jika salat seorang muslim itu baik, maka bisa dipastikan amalan yang lain juga baik.
“Sesungguhnya salat itu mencegah perbuatan keji dan mungkar,†ujar Sudirman.
Sudirman menyampaikan, siapa di antara manusia yang baik amalan merupakan orang muslim yang beriman. “Orang beriman bisa melaksanakan perintah Allah dan menjauhi larangannya,†tegasnya.
Ustaz Sudirman juga mengajak umat Islam untuk menjadikan agama sebagai pondasi keluarga. Karena menurutnya, agama bisa menuntun manusia pada jalan yang benar dan diridai Allah.
Untuk itu, dalam keluarga, semua pihak harus mengetahui hak dan kewajiban. Sudirman mengungkapkan jika suami harus tahu mana haknya dan mana hak anak serta istrinya. Memupuk kasih sayang juga harus selalu dilakukan demi terwujudnya keluarga yang sakinah, mawadah, warahmah (samawa).
“Suami harus tahu hak dan kewajiban, apa pun masalah bawa musyawarah,†tutur Sudirman.
Jemaah haji asal Pekanbaru resmi diberangkatkan ke Arab Saudi. Kanwil Haji Riau ingatkan jemaah fokus…
Sebanyak 29 warga Belanda datang ke Desa Koto Kombu, Kuansing, untuk napak tilas sejarah keluarga…
Debit Sungai Kuantan di Kuansing mulai surut usai banjir dua hari. BPBD mencatat 526 rumah…
Riezka Rahmatiana dorong ketahanan pangan di Riau lewat pengelolaan lahan tidur menjadi lahan produktif bersama…
Rahmadani (13), bocah yang tenggelam di Sungai Kampar, ditemukan meninggal dunia setelah pencarian intensif selama…
Ratusan warga Bengkalis menyerbu pasar murah Minyakita dan beras SPHP. Stok cepat habis, pemerintah siapkan…