Dugaan Penyimpangan, Pegawai Puskesmas Siak Hulu Diklarifikasi Penyelidik
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau mengklarifikasi sejumlah pegawai di Puskesmas Siak Hulu. Pemeriksaan ini dalam pengusutan dugaan penyimpangan dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) dan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tahun 2016-2017 di Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar.
Proses klarifikasi itu diketahui berlangsung beberapa hari, mulai dari Selasa (14/5) dan berakhir pada Jumat (17/5) lalu. Saat itu,
penyelidik memintai keterangan pihak-pihak terkait seperti kepala dan pegawai Puskesmas Siak Hulu guna mencari peristiwa pidana pada perkara dugaan rasuah tersebut.
‘’Iya kita ke sana (Puskemas Siak Hulu, red) untuk melakukan klarifikasi terkiat dugaan penyimpangan dana BOK,†ungkap Kasubdit III Tipikor Ditreskrimsus Polda Riau Kompol Pangucap Priyo kepada Riau Pos, Senin (20/5) kemarin.
Mengenai berapa banyak pegawai yang diperiksa oleh penyelidik, Pangucap belum bersedia menyampaikannya. Dia beralasan, masih mendalami dugaan penyimpangan dana BOK dan JKN di Diskes Kabupaten Kampar. “Kalau untuk laporan lengkapnya, nantilah saya sampaikan,†kata Pangucap.
Lebih lanjut disampaikan Kasubdit III Tipikor Ditreskrimsus Polda Riau, proses pemeriksaan terhadap pihak terkait tidak hanya dilakukan di Puskemas Siak Hulu. Melainkan akan berlanjut ke Puskesmas lainnya di Kabupaten Kampar. “Untuk (klarifikasi pihak, red) puskesmas lain, kita lihat perkembangannya nanti,†singkat Pangucap.
Dalam penanganan perkara ini, Ditreskrimsus Polda Riau telah melakukan penyitaan sejumlah dokumen, Kamis (18/10/2018) lalu. Saat itu, terlihat satu unit mobil milik UPTD Instalasi Farmasi Diskes Kampar di halaman kantor Ditreskrimsus Polda Riau.(rir)
Bapanas menemukan Minyakita dijual hingga Rp20 ribu per liter di Pekanbaru, jauh di atas HET…
DPRD Pekanbaru menilai persoalan drainase menjadi penyebab utama banjir, sementara pemko mengklaim normalisasi terus berjalan.
Prof Firdaus resmi mendaftar calon Rektor Unri 2026–2030 dengan dukungan tokoh adat, ulama dan masyarakat…
Sebanyak 882 siswa SD di Rohil mengikuti TKA susulan akibat gangguan internet, listrik padam, hingga…
Sapi kurban bantuan Presiden RI untuk Bengkalis dibanderol Rp96 juta, sementara pengawasan hewan kurban di…
Polres Kuansing kembali menertibkan aktivitas PETI dengan memusnahkan 10 rakit penambang emas ilegal di Kuantan…