Categories: Riau

Pelimpahan TPPU Eks Pegawai Lapas Bengkalis, Barang Buktinya Fantastis

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru, Rabu (19/1) menerima pelimpahan berkas perkara Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Tersangka dalam perkara ini adalah Agus Mulia (33)  eks pegawai Lapas Kelas IIA Bengkalis.

Pelimpahan tahap II tersangka dan barang bukti ini dilakukan mulai pukul 10.00 WIB di ruang Tahap II Tindak Pidana Umum Kejari Pekanbaru. Berselang 3,5 jam kemudian, tersangka dibawa menggunakan mobil tahanan Kejari Pekanbaru menuju Polresta Pekanbaru untuk dititipkan penahanannya di sana.

"Kita terima tersangka dan barang bukti TPPU dengan tersangka Agus Mulia," ujar Kepala Kejari Pekanbaru, Teguh Wibowo, didampingi Kasi Intelijen, Lasargi Marel.

Teguh mengatakan, barang bukti diserahkan berupa uang tunai Rp500 juta yang dititipkan oleh kejaksaan di Bank Rakyat Indonesia (BRI), deposito sebesar Rp1 miliar, dan  saldo di beberapa rekening bank senilai Rp1,3 miliar.

Selain itu, ada barang bukti dalam bentuk uang Ringgit Malaysia dan Dollar Singapura sebanyak 341 lembar. "Juga sejumlah kendaraan berupa 4 unit sepeda motor, 3 unit mobil dan 1 unit rumah," imbuh Teguh.

Usai tahap II ini, JPU akan segera melakukan pelimpahan perkara ke Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru untuk disidangkan. Ada dua JPU yang akan melakukan penuntutan dalam perkara ini.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, Agus Mulia ditangkap bersama saksi Yesi Novita Dewi oleh aparat BNN dan BNNP Riau pada Sabtu (18/9/20210 lalu sekitar pukul 14.00 WIB di kamar nomor 413 salah satu hotel di Jalan Sudirman Kota Pekanbaru.

Agus Mulia adalah pegawai Lapas Kelas II A Bengkalis dari tahun 2011 sampai 2019. Dia pernah bekerja sama dengan Suci Ramandianto yang juga mantan pegawai Lapas Kelas II A Bengkalis. Saat ini, Suci  sudah berstatus sebagai narapidana dan ditahan si Lapas Nusakambangan terkait kasus narkotika dan kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Kepada penyidik, Agus Mulia mengakui cara pembayaran narkotika yang dikelolanya. Caranya, uang ditransfer ke beberapa rekening miliki tersangka dan selanjutnya uang itu ditransfer lagi ke rekening orang lain.(ali)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Kelebihan Bayar Seragam SMAN di Riau, Sejumlah Kepala Sekolah Dipanggil untuk Diperiksa

Kasus kelebihan bayar seragam SMAN di Riau memasuki pemeriksaan disiplin. PNS yang terbukti melanggar terancam…

27 menit ago

Hasil Tes Negatif, Monyet yang Ditangkap Usai Serang Warga Tembilahan Masih Diobservasi

Monyet yang ditangkap usai menyerang warga Tembilahan negatif tiga penyakit zoonosis, tetapi masih menjalani observasi…

40 menit ago

Gugatan Cerai Rezita Meylani terhadap Yopi Arianto Masuk Mediasi, Tergugat Tak Hadir

Rezita Meylani menggugat cerai Yopi Arianto di PA Rengat. Proses mediasi berlangsung, namun belum menghasilkan…

49 menit ago

Kuansing Dapat Tambahan Dana Rp70 Miliar, Gaji PPPK dan TPP ASN Jadi Prioritas

Kuansing mendapat tambahan dana Rp70 miliar dari Kemenkeu. Dana diprioritaskan untuk gaji ASN, PPPK, dan…

17 jam ago

290 Bilik Santri Ludes Terbakar, Bupati Kampar Langsung Turun ke Ponpes Syekh Burhanuddin

Kebakaran menghanguskan 290 bilik santri Ponpes Syekh Burhanuddin Kampar. Pemkab bergerak cepat mendirikan tenda dan…

18 jam ago

Harga Kelapa Anjlok, Ratusan Mahasiswa dan Petani Kepung Kantor Bupati Inhil

Ratusan mahasiswa dan petani kelapa menggelar aksi di Kantor Bupati Inhil. Mereka mendesak pemerintah memperjuangkan…

19 jam ago