Penangganan Karhutla di kebun sawit oleh Tim Terpadu di Kabupaten Pelalawan (foto: dok/riaupos.co)
" Terbakar lagi lahan di Pelalawan pak. Kini giliran desa Lubuk Keranji kecamatan Bandar Petalangan yang membara. Kobaran api tampak membesar sehingga warga hanya mampu melihat dari kejauhan. Tentunya dengan kabakaran ini membuat Pelalawan kembali memproduksi kabut asap yang membuat udara tercemar dan sangat tidak sehat bagi masyarakat di negeri seiya sekata ini," terang salah seorang warga Desa Lubuk Keranji Kecamatan Bandar Petalangan Dedi Azwandi kepada Riau Pos, Kamis (19/9) kemarin melalui selulernya.
" Jadi, saat ini kami butuh bantuan dari pemerintah untuk melakukan pemadaman api dilokasi yang telah mendekati permukiman masyarakat. Jika tidak dipadamkan hari ini, maka karhutla ini akan semakin meluas dan akan membakar rumah warga," ujar anggota Baznas Pelalawan ini.
Hanya saja Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pelalawan Drs Hadi Penandio MSi mengatakan, bahwa pihaknya tidak mengatahui adanya karhutla di Desa Lubuk Keranji tersebut.
Tukang ojek di Bengkalis dibacok penumpang menggunakan parang setelah mengantar ke Desa Kembung Baru. Korban…
Prabowo mencopot Purbaya Yudhi Sadewa dari Menteri Keuangan dan melantik Suahasil Nazara sebagai penggantinya pada…
Sekitar 3.500 Pramuka mengikuti Apel Hari Pramuka ke-65 di Pekanbaru. Wako Agung Nugroho mendorong aksi…
Kabut asap di Pekanbaru membuat jarak pandang hanya 1.600 meter. Citilink QG936 sempat holding sebelum…
Ketua DPRD Kepulauan Meranti meminta semua pihak menghormati proses hukum Kejari terkait dugaan korupsi anggaran…
HSBL 2026 Pekanbaru Series memasuki hari kedua dengan delapan pertandingan di GOR Tribuana, termasuk laga…