Penangganan Karhutla di kebun sawit oleh Tim Terpadu di Kabupaten Pelalawan (foto: dok/riaupos.co)
" Terbakar lagi lahan di Pelalawan pak. Kini giliran desa Lubuk Keranji kecamatan Bandar Petalangan yang membara. Kobaran api tampak membesar sehingga warga hanya mampu melihat dari kejauhan. Tentunya dengan kabakaran ini membuat Pelalawan kembali memproduksi kabut asap yang membuat udara tercemar dan sangat tidak sehat bagi masyarakat di negeri seiya sekata ini," terang salah seorang warga Desa Lubuk Keranji Kecamatan Bandar Petalangan Dedi Azwandi kepada Riau Pos, Kamis (19/9) kemarin melalui selulernya.
" Jadi, saat ini kami butuh bantuan dari pemerintah untuk melakukan pemadaman api dilokasi yang telah mendekati permukiman masyarakat. Jika tidak dipadamkan hari ini, maka karhutla ini akan semakin meluas dan akan membakar rumah warga," ujar anggota Baznas Pelalawan ini.
Hanya saja Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pelalawan Drs Hadi Penandio MSi mengatakan, bahwa pihaknya tidak mengatahui adanya karhutla di Desa Lubuk Keranji tersebut.
Fajar/Fikri mempertahankan gelar China Open 2026 setelah mengalahkan Kim/Seo dalam tiga gim dan meraih dua…
Bakti sosial IKTS Pekanbaru mengumpulkan 176 kantong darah dan melayani 250 warga untuk pemeriksaan kesehatan…
Pemkab Rohul menyiapkan Rp5,4 miliar untuk Pilkades Serentak 2026 di 54 desa. Besaran Bankeu disesuaikan…
Gubernur Riau menyetujui pengalihan aset Jalan Pematang Reba-Pekan Heran ke Pemkab Inhu. Perbaikan jalan rusak…
Polsek Sukajadi menangkap dua terduga pelaku curanmor beberapa menit setelah beraksi. Keduanya diduga beraksi di…
Jalur Keramat Jubah Merah asal Muaro Sentajo berhasil menjadi juara Pacu Jalur Rayon IV Gunung…