Para peserta, penyuluh, dan panitia, foto bersama dengan Kepala Balai Bahasa Riau Drs Songgo A Siruah MPd (baju putih, duduk paling kiri) dalam acara penyuluhan bahasa Indonesia untuk Media Luar Ruang yang diselenggarakan di Hotel Ayola, Pekanbaru, Kamis-Jumat (19-20/9/2019). (BALAI BAHASA RIAU FOR RIAUPOS.CO)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Sekitar lima puluh Kepala Sekolah SD, SMP, dan SMA di Kota Pekanbaru mengikuti penyuluhan bahasa Indonesia untuk Media Luar Ruang yang diselenggarakan oleh Balai Bahasa Riau di Hotel Ayola, Pekanbaru, Kamis-Jumat (19-20/9/2019).
Kasi Kurikulum dan Penilaian SMP Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Dra Kemala Sia Rio Nita MPd saat membuka acara tersebut menjelaskan, bahasa Indonesia sebagai media komunikasi dan informasi antarmasyarakat sangat penting. Untuk itu, sebagai warga negara Indonesia, masyarakat harus menjunjung tinggi bahasa Indonesia sebagaimana telah tertuang dalam Sumpah Pemuda butir ketiga.
"Salah satu caranya menghormati dan menjunjung tinggi bahasa Indonesia adalah mempelajarinya dan mengaplikasikannya dalam kehidupan kita sehari-hari secara benar," jelas Kemala Sia.
Kemala juga mengucapkan terima kasih kepada BBR dengan diadakannya kegiatan ini di Pekanbaru. Dia berharap kegiatan ini membawa perubahan terhadap bahasa pada media luar yang sesuai dengan kaidah bahasa dan undang-undang yang telah ditetapkan, terutama di lingkungan sekolah di Pekanbaru.
Kepala BBR, Drs Songgo A Siruah MPd, menjelaskan, sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) dari Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan Kementerian Pendidikan dan Kebudayan, lembaga yang dipimpinnya sangat berkonsentrasi dalam ikut membantu menaikkan kompetensi berbahasa Indonesia di berbagai kalangan.
"Sasaran utama penyuluhan selama ini adalah guru-guru, siswa, ASN, wartawan dan media massa, dan instasi lainnya yang menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi dalam komunikasi lisan maupun tertulis, terutama saat berhadapan dengan publik," jelas mantan Kepala Kantor Bahasa Maluku Utara dan Nusa Tenggara Barat ini.
Songgo juga menjelaskan, tahun ini Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan memberikan penghargaan Wajah Bahasa untuk Sekolah SLTP di seluruh Indonesia. Sayangnya tahun ini tak ada SLTP dari Riau yang menjadi salah satu yang mendapatkan penghargaan tersebut.
"Itulah mengapa pada hari ini kami mengundang khusus para kepala sekolah untuk menjadi peserta dalam kegiatan ini agar memahami kegiatan tersebut sekaligus menggalakkan penggunaan bahasa Indonesia di sekolahnya masing-masing. Kalau kepalanya yang menggerakkan, tentu para guru dan siswanya mesti ikut," jelas Songgo lagi.
Ketua panitia pelaksana acara ini, Marlina SPd, mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta dan seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini, termasuk Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru. Dia berharap di masa datang kerja sama yang telah terjalin dengan baik akan terus lebih baik lagi.
Dalam kegiatan ini, selain Songgo, dua narasumber lainnya yang memberikan materi adalah Dr Fatmawati Adnan MPd dan Dra Imelda Yanche MHum. Mereka memberikan materi tentang Arah dan Kebijakan Bahasa, Penggunaan Ejaan yang Benar, Penulisan Kalimat, dan beberapa materi lainnya. (hbk)
Editor: Firman Agus
Polsek Kuantan Mudik menertibkan PETI di areal PT KTBM dan memusnahkan lima rakit tambang ilegal…
Pemkab Bengkalis mengusulkan lima lokasi pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi dengan konsep pendidikan terpadu bertaraf internasional.
Wabup Rohul meninjau UPTD PAB Ujungbatu dan meminta PLN segera menstabilkan pasokan listrik demi layanan…
Pawai Waisak di Pekanbaru berlangsung meriah dengan 3.000 peserta dan 12 mobil hias meski sempat…
Polisi mengungkap kasus pembunuhan sopir truk Minyakita di Pekanbaru. Rekan kerja korban diduga menjadi otak…
PUPR Kuansing mulai memperbaiki Jalan Pasar Modern Telukkuantan yang rusak dan berlubang menjelang Iduladha.