dumai-tutup-semua-pintu-penyeberangan-dari-dan-ke-malaysia
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar melaksanakan teleconference dengan pemerintah kabupaten/kota di Riau. Teleconference tersebut untuk memantau perkembangan kesiapan daerah dalam mengantisipasi virus corona.
Daerah pertama yang dilakukan teleconference yakni Kota Dumai. Gubri berbincang langsung dengan Wali Kota Dumai Zulkifli AS. Dalam kesempatan itu, Gubri menyampaikan bahwa seluruh kapal-kapal saat ini dilarang untuk menyeberang dari dan ke Malaysia.
"Kita sudah tutup semua penyeberangan dari dan ke Malaysia, tolong itu di pantau di pelabuhan Dumai pak Wali," ujar Gubri Syamsuar melalui teleconference.
Dalam kesempatan itu, Gubri juga menyampaikan, meskipun seluruh kapal-kapal sudah dilarang menyeberang. Namun jika ada warga Dumai yang akan kembali ke Dumai dari Malaysia, atau sebaliknya masih diperbolehkan dengan syarat harus dikarantina setelah sampai tempat tujuan.
"Informasi dari Konsul Malaysia, kalau ada warga Indonesia mau pulang masih boleh. Begitu juga warga Malaysia yang akan kembali juga boleh, tapi begitu sampai akan dikarantina selama dua minggu untuk memastikan kesehatannya," sebutnya.
Setelah Dumai, Gubri juga melakukan teleconference dengan kabupaten Bengkalis, Siak, Pelalawan serta berlanjut ke kabupaten lainnnya.
Laporan: Soleh Saputra
Editor: E Sulaiman
Pemko Pekanbaru menargetkan perbaikan jalan rusak lebih dari 42 kilometer tahun ini, menyasar pusat kota…
Duri Bike Community memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 dengan menurunkan 15 peserta dan…
BPR Indra Arta Indragiri Hulu memperpanjang pendaftaran rekrutmen pegawai baru hingga 26 Januari untuk menjaring…
Warga dan DPRD Pelalawan mendesak pemkab segera menambal jalan berlubang di Pangkalankerinci karena dinilai rawan…
Pencairan gaji ASN di Kabupaten Siak terkendala administrasi dampak SOTK baru. Bupati Afni memastikan proses…
Tumpukan sampah masih ditemukan di Pekanbaru, terutama di Jalan Soekarno Hatta. DLHK mengajak masyarakat ikut…