Categories: Riau

Gubri Berharap di Riau Bermunculan Ahli Perencanaan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Di era perkembangan pembangunan yang sedang digalakkan pemerintah saat ini, kehadiran para ahli perencanaan sangat diperlukan untuk membantu pembangunan agar sesuai dengan perencanaan dan tidak menimbulkan permasalahan dikemudian hari.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur Riau Syamsuar saat membuka kongres daerah Ikatan Ahli Perencanaan (IAP) Indonesia Provinsi Riau di Jalan Arifin Achmad, Sabtu (16/11). Dikatakan Syamsuar, saat ini Riau sedang merencanakan pembangunan di beberapa kabupaten/kota dan memerlukan para ahli perencanaan.

“Harapan kami, melalui kegiatan ini akan lahir semakin banyak para ahli perencanaan di Riau. Pemerintah Provinsi Riau bersama pemerintah daerah sedang merencanakan pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata dan Industri. Tentu untuk mendukung hal ini perlu dukungan para ahli perencanaan,” katanya.

Untuk KEK Pariwisata, lanjut Syamsuar, direncanakan akan dibangun di Pulau Rupat Kabupaten Bengkalis dan juga di Kota Pekanbaru. Kemudian untuk KEK Industri, direncanakan akan dibangun di Pekanbaru, tepatnya di Kecamatan Tenayan Raya dan Kabupaten Indragiri Hilir.

“Mustahil dalam membangun tanpa ada perencanaan yang baik. Contohnya saja daerah yang berkembang, tanpa perencanaan yang baik akhirnya nanti akan jadi masalah seperti masalah sampah dan banjir,” sebutnya.

Sementara itu, Ketua umum IAP Provinsi Riau Mardianto Manan mengatakan, saat ini anggota IAP Provinsi Riau berjumlah 200-an lebih. Jumlah yang menurutnya masih sedikit dibandingkan dengan daerah-daerah lain yang ada di Indonesia. “Karena jumlah jurusan yang mengacu pada ahli perencanaan ini baru ada tiga di Sumatera yakni di Riau, Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Jadi masih amat langka,” katanya.

Padahal, lanjut Mardianto, saat ini ahli perencanaan sangat diperlukan untuk pembangunan daerah. Apalagi saat ini jumlah penduduk terus bertambah sehingga dalam pembangunan sebuah daerah harus direncanakan dengan matang. “Awal sebuah kota itu di perencanaan. Kalau rencana salah implementasi salah, seperti terjadinya banjir. Jadi, perencanaan ini penting,” sebutnya.(sol)

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Tabebuya Bermekaran, Wajah Kota Pekanbaru Berubah Jadi Lebih Indah

Bunga Tabebuya bermekaran di sejumlah ruas jalan Pekanbaru. Warga terpesona melihat pemandangan kota yang lebih…

3 hari ago

Kalam Kudus Menang di Dua Laga, Putra-Putri Melaju ke Final HSBL Selatpanjang

Kalam Kudus meraih dua kemenangan pada HSBL Selatpanjang 2026 dan memastikan tim putra-putri melaju ke…

3 hari ago

Mengarak Tabak hingga Makan Beradat, Tradisi Melayu Batang Peranap Kembali Digelar

Festival Adat Batang Peranap menampilkan Beghagak Tabak, Caca Inai dan Makan Beradat sebagai upaya melestarikan…

4 hari ago

Harga Dexlite Melonjak, Antrean Biosolar di Pelalawan Mengular

Harga Dexlite naik Rp5.050 per liter, pengendara beralih ke biosolar hingga antrean di SPBU Pangkalan…

4 hari ago

Akses Pelabuhan Tanjung Harapan Dibangun Ulang, Ini Panjang dan Ketebalan Jalannya

Pelindo mulai meningkatkan jalan akses Terminal Tanjung Harapan Selatpanjang senilai Rp1,48 miliar untuk kenyamanan dan…

4 hari ago

Lahan 221 Hektare Jadi Sorotan, Mitra Agrinas dan Ninik Mamak Koto Garo Saling Lapor

Konflik pengelolaan lahan eks PT RAL di Koto Garo, Kampar, memanas setelah Mitra Agrinas dan…

4 hari ago