Categories: Riau

Wisma Diva Pascaoperasi Pekat, Bupati Adil: Jika Perlu Tutup

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) – Wisma Diva di Jalan Diponegoro, Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti terancam disegel hingga ditutup oleh pemerintah daerah setempat.

Ancaman ini datang pasca penggerebekan tujuh pasangan mesum yang kedapatan bermalam di tujuh kamar wisma tersebut. Bahkan atensi ini jadi sorotan Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti H M Adil SH.

"Kita tanya dulu sama perizinan. Kok bisa jadi tempat begitu. Kita kaji dulu, kalau tak ada izin segel saja. Jika perlu tutup. Enak aja meraka kalau gak bayar pajak," ungkap Adil, Ahad (17/10/21) siang.

Menindaklanjuti itu pula, ternyata Plt Kasatpol PP, Masdiana mengaku berencana memanggil manajemen wisma pada awal pekan depan.

"Setelah mengurus pihak yang terjaring malam kemarin, senin kita akan menyurati manajemen wisma. Selasa kita minta klarifikasinya," bebernya. 

Klarifikasi mulai dari temuan tujuh pasang penghuni kamar tanpa bukti pasangan yang sah, hingga mempertanyakan kembali soal izin wisma-nya. 

"Saya sebagai Plt Kasatpol PP masih baru, jadi tidak tau apakah wisma ini mengantongi izin atau enggak. Makanya kita panggil hari selasa pekan depan," ungkapnya. 

Menindaklanjuti itu juga ia mengaku akan berkoordinasi dengan Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu, dan Tenaga Kerja (DPMPTSP-Ker) Kabupaten Kepulauan Meranti untuk memastikan izin terkait. Jika memang tidak ada, maka maklumat tersebut akan diserahkan kepada bupati untuk ditindaklanjuti.

 "Akan kita koordinasikan lagi ke perizinan. Jika memang tidak ada, tentunya akan kita lapor kepada bupati untuk ditindaklanjuti, apakah akan di segel atau ditutup tentunya kami berharap instruksi bupati" ungkapnya. 

Melalui panggilan telpon genggam, Owner Wisma Diva yang kerap disapa Kocuan mengaku jika wisma miliknya tersebut telah miliki izin lengkap. Soal keberadaan tamu yang terjaring razia oleh jajaran Satpol PP bukalah menjadi tanggung jawab pihaknya. Pasalnya kamar yang dipesan secata kolektif. 

"Tujuh sampai delapan kamar yang dipesan dengan satu KTP. Jadi tidak tau saya. Soal izin tak mungkin tidak ada. Siapa bilang tidak ada," bebernya. 

Terpisah Kabid Perizinan, DPMPTSP-Ker Kabupaten Kepulauan Meranti Mawan mengaku belum bisa memastikan apakah wisma tersebut mengantongi izin. "Belum bisa saya pastikan, karena saat ini masih di luar. Data di kantor. Untuk pastinya besok ke kantor ya," bebernya. 

Namun seingat dia, dalam menu online single submission (OSS) atau aplikasi perizinan, tidak mengakomodir menu penerbitan izin wisma. Pemerintah daerah hanya menindaklanjuti upaya penerbitan izin perhotelan. 

“Setau saya di OSS itu tak ada menu izin wisma, kalau hotel ada. Tapi tak taulah apakah ada izin namun diterbitkan jauh sebelum ini. Tapi pastinya besok saja lihat berkasnya di kantor," ungkapnya.

Laporan: Wira Saputra (Selatpanjang)

Editor: Eka G Putra

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Sempat Tertunda, Fakhriadi Syamsuddin dan Istri Resmi Berangkat Haji Bersama Kloter BTH 21

Jemaah haji asal Pekanbaru resmi diberangkatkan ke Arab Saudi. Kanwil Haji Riau ingatkan jemaah fokus…

11 jam ago

Puluhan Warga Belanda Datangi Desa Koto Kombu, Napak Tilas Sejarah Keluarga

Sebanyak 29 warga Belanda datang ke Desa Koto Kombu, Kuansing, untuk napak tilas sejarah keluarga…

12 jam ago

Air Sungai Kuantan Mulai Surut, Warga Kuansing Diminta Tetap Waspada

Debit Sungai Kuantan di Kuansing mulai surut usai banjir dua hari. BPBD mencatat 526 rumah…

23 jam ago

Riezka Rahmatiana Garap Lahan Tidur di Riau, Dorong Ketahanan Pangan Nasional

Riezka Rahmatiana dorong ketahanan pangan di Riau lewat pengelolaan lahan tidur menjadi lahan produktif bersama…

1 hari ago

Sempat Hilang Dua Hari, Korban Tenggelam di Sungai Kampar Ditemukan 2 Kilometer dari Lokasi Awal

Rahmadani (13), bocah yang tenggelam di Sungai Kampar, ditemukan meninggal dunia setelah pencarian intensif selama…

1 hari ago

Pasar Murah Bengkalis Diserbu Warga, Minyakita dan Beras SPHP Cepat Habis

Ratusan warga Bengkalis menyerbu pasar murah Minyakita dan beras SPHP. Stok cepat habis, pemerintah siapkan…

2 hari ago