Categories: Riau

Apresiasi Komitmen Ahok soal Blok Rokan

PEKANBARU, (RIAUPOS.CO) – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Riau mengapresiasi komitmen Komisaris Utama (Komut) PT Pertamina Basuki Tjahja Purnama alias Ahok yang meminta kepada Pertamina Hulu Rokan (PHR) untuk tidak membentuk anak perusahaan lagi dalam pengelolaan operasional Blok Rokan. Serta mengutamakan pelibatan perusahaan lokal dalam pengelolaan operasional BlAok Rokan.

Apresiasi itu disampaikan Ketua Umum Kadin Riau Juni Ardianto Rachman. Tidak hanya apresiasi, pihaknya menyambut baik komitmen tersebut. Serta siap

mengawasi komitmen itu apakah nantinya diterapkan oleh PHR atau malah diabaikan. "Komitmen ini menjadi tantangan bagi dunia usaha di Riau. Terutama untuk berbagai bidang usaha yang mendukung operasional PHR dalam mengelola Blok Rokan," ujar Juni, Kamis (16/9).

Tantangan yang dimaksudnya yakni perusahaan perusahaan lokal diminta untuk meningkatkan daya saingnya. Sehingga benar benar punya kompetensi dan siap menjadi bisnis partner  PHR dalam pengelolaan Blok Rokan.

Selanjutnya Kadin Riau berkewajiban memantau komitmen Ahok tersebut diimplementasikan secara inklusif. Serta siap berkontribusi secara sinergis sebagai wujud kepedulian dalam turut serta mensukseskan proyek strategis nasional sekaligus sebagai wujud keberpihakan bagi penguatan peran para pengusaha lokal di Riau.

Sebagai mitra sejajar pemerintah dalam mengembangkan program perekonomian nasional maupun daerah, khususnya menyikapi pengelolaan Blok Rokan oleh PHR sebagai anak perusahaan BUMN yang ditunjuk oleh pemerintah. Maka Kadin Provinsi Riau menyampaikan sikap, memiliki posisi dan peran strategis dalam pembangunan di Indonesia. Sebagai organ negara dan satu-satunya induk organisasi pengusaha yang dibentuk UU No.1/1987 memiliki peran penting dalam mendorong proses pembangunan di Indonesia termasuk pengembangan ekonomi daerah (local economic development).

Kadin sebagai mitra sejajar pemerintah mendukung dan mengapresiasi Kadin Provinsi Riau mendukung komitmen Ahok untuk  memastikan PHR yang telah mengambil alih kelola Blok Rokan bisa menjalankan perusahaan dengan baik dan benar. Sehingga dapat memberikan devisa yang lebih tinggi bagi negara. Pada akhirnya harus mampu memberi kontribusi peningkatan  kesejahteraan masyarakat di Provinsi Riau.

Selanjutnya Kadin Provinsi Riau akan terus mendorong dan bersedia memfasilitasi terwujudnya komunikasi, sinergitas dan kerjasama usaha antara PT PHR dengan pelaku usaha lokal di Riau melalui program pemberdayaan dan kemitraan yang saling memperkuat.

Kemudian untuk mewujudkan harapan pengusaha lokal dan komitmen Komut Pertamina  tersebut berjalan efektif di Provinsi Riau, Kadin Provinsi Riau akan terus melakukan pemantauan dan koordinasi dengan para pemangku kepentingan  yang memungkinkan keikutsertaan yang seluas-luasnya bagi pengusaha lokal dalam pembangunan di Provinsi Riau.

Sebelumnya, usai meninjau wilayah kerja Blok Rokan di Minas, Duri dan Dumai, Rabu, (15/9) Ahok menegaskan selama perjalanan pengelolaan Blok Rokan, PHR tidak bisa menjalankan sendiri perusahaan. Selain bersama BUMD Riau melalui PI 10 persen, PHR juga bisa menampung perusahaan-perusahaan lokal yang ada di Riau. Jangan sampai Pertamina membentuk anak perusahaan, sehingga tidak melibatkan pengusaha lokal.(egp)

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

HUT ke-242 Pekanbaru, Wako Agung Luncurkan Logo dan Uji Coba Bus Listrik

Wako Pekanbaru Agung Nugroho meluncurkan logo HUT ke-242 Kota Pekanbaru dan melepas uji coba bus…

11 jam ago

68 Petugas Sensus Ekonomi Siak Resmi Dikukuhkan, Bupati Afni Tekankan Integritas dan Kejujuran

Bupati Siak Afni Z mengukuhkan 368 petugas Sensus Ekonomi 2026 dan menegaskan pentingnya integritas serta…

11 jam ago

Karhutla Kembali Mengganas di Rupat, Dua Helikopter Water Bombing Diterjunkan

Karhutla kembali terjadi di Pulau Rupat, Bengkalis. Petugas gabungan dan dua helikopter water bombing terus…

11 jam ago

Sidang Korupsi Abdul Wahid, Saksi Sebut Dana Rp1 Miliar Dilaporkan Langsung ke Gubernur

Saksi mahkota Dani Nursalam mengaku melaporkan penerimaan dana Rp1 miliar dari Arief Setiawan kepada Abdul…

1 hari ago

Kasus Penyerangan Pekerja PT SBP, Korban Bertambah dan Pelaku Belum Ditangkap

Korban dugaan penyerangan terhadap pekerja PT SBP bertambah menjadi tiga orang yang dirujuk ke Pekanbaru,…

1 hari ago

Kejagung Bongkar Dugaan Korupsi MBG, Eks Kepala BGN dan Dua Wakilnya Ditahan

Kejagung menetapkan tiga mantan pimpinan BGN sebagai tersangka dugaan korupsi Program MBG dan langsung melakukan…

1 hari ago