humas pemkab siak MOBIL ATLET: Personel polisi yang berada di sekretariat panitia TdSi menunjuk mobil dengan stiker TdSi yang digunakan untuk para atlet, Ahad (15/9/2019).
(RIAUPOS.CO) — Meski hujan sudah mengguyur Kabupaten Siak, namun asap masih ada. Panitia optimis TdSi akan berlangsung lancar.
Jarak dan waktu peserta untuk bisa hadir dan ikut bertanding di Siak, diapresiasi panitia dengan memberikan uang tunai sebagai bentuk terima kasih dan penghargaan. Uang tunai diberikan setelah atlet bertanding di empat etape dan itu memang sudah ada standarnya.
“Uang Rp10 juta untuk tim asing dan Rp5 juta untuk tim lokal. Uang itu sebagai bentuk sagu hati telah berkunjung dan bertanding memeriahkan TdSi, sekaligus bentuk promosi Siak ke seluruh dunia,” jelas Sekretaris Panitia sekaligus Kabid Promosi Dinas Pariwisata Siak Basriansyah, Ahad (11/9) di sekretariat TdSi.
Disebutkannya, tidak hanya atlet dari PB ISSI yang datang dan juri dari PB ISSI dan UCI juga mendapatkannya dengan jumlah yang disesuaikan.
“Hal ini sebagai bentuk pelayanan kita,” ungkapnya.
Dijadwalkan pada 17 September atlet sudah sampai semuanya. Atlet atlet dijemput ke Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru dengan transportasi yang telah disiapkan.
Selanjutnya para atlet diinapkan di hotel yang disiapkan.(adv/a)
Kampung Terendam di Pekanbaru resmi menjadi Kampung Tangguh Antinarkoba sebagai simbol perang melawan peredaran narkotika.
Perjuangan Daerah Istimewa Riau terus berlanjut setahun setelah deklarasi bersama, dengan dukungan ratusan organisasi masyarakat.
Rohil siapkan aplikasi digital terintegrasi untuk memudahkan wisatawan saat menghadiri perhelatan budaya Bakar Tongkang.
Pemko Pekanbaru membongkar bangunan liar di aset pemerintah kawasan Jalan Sudirman Ujung, Rumbai, menggunakan alat…
Polda Riau mengungkap dugaan peredaran sabu di Rantau Kopar, Rohil. Seorang pria diamankan, lokasi penggerebekan…
Wakil Rektor Akademik Unri, Dr Mexsasai Indra resmi maju sebagai bakal calon Rektor Unri periode…