Kapolres Pelalawan AKBP Kaswandi Irwan SIK (TRIBRATANEWS.POLRI.GO.ID)
PANGKALAN KERINCI (RIAUPOS.CO) — Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang telah terjadi sejak dua bulan terakhir di Kabupaten Pelalawan khususnya Kecamatan Pangkalankerinci telah menyebabkan munculnya kabut asap tebal. Tidak hanya menyebabkan terjadinya peningkatan penyakit ISPA serta melemahnya perekonomian masyarakat, tapi udara kotor tersebut juga sangat mengganggu aktivitas masyarakat di Negeri Seiaya Sekata ini.
Kondisi maraknya aksi karhutla yang kian meresahkan tersebut, Polres Pelalawan meluncurkan trik terbaru dalam mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan. Di mana jika masyarakat berhasil menangkap tangan pelaku pembakaran lahan, maka Polres Pelalawan akan memberikan hadiah berupa uang tunai.
"Ya, guna mengatasi kian maraknya masalah karhutla ini, maka kami membuat sayembara kepada masyarakat. Jika masyarakat berhasil menangkap tangan pelaku pembakaran lahan, maka akan kami berikan hadiah berupa uang tunai sebesar Rp5 juta. Dan hadiah ini patut kami berikan, karena selain upaya pencegahan kebakaran lahan yang berdampak asap, ini juga bisa mencegah dan menjaga kelestarian ekosistem lingkungan dan hutan sebagai jantung dunia," terang Kapolres Pelalawan AKBP Kaswandi Irwan SIK kepada Riau Pos, Kamis (15/8) di Pangkalankerinci.
Diungkapkannya, hadiah tersebut akan diberikan jika masyarakat dapat memenuhi persyaratan yang dapat diproses secara hukum. Seperti pelaku yang tertangkap tangan saat membakar dengan mengamankan barang bukti (BB) berupa alat pembakar dalam bentuk mancis atau korek api maupun sejenisnya yang memenuhi unsur pelanggaran hukum. Kemudian oknum yang tertangkap segera dilaporkan ke kepolisian terdekat untuk segera diproses. Ditambahkan Kaswandi, pihaknya memastikan hingga saat ini, personel Polres Pelalawan bersama tim satgas terpadu masih terus bekerja keras melakukan upaya pemadaman karhutla.(amn/ted)
Laporan: Tim Riau Pos
>>>Berita selengkapnya baca koran Riau Pos hari ini.
Kecelakaan maut di Jalan Soekarno Hatta Pekanbaru, pemotor tewas diduga melawan arus usai tabrakan dengan…
HSBL 2026 resmi dimulai di Rengat. Tujuh tim pelajar siap bertanding dalam ajang basket terbesar…
Cuaca ekstrem di Madinah capai 43°C, sejumlah jemaah haji Riau alami gangguan ringan. Gelombang I…
Satpol PP Pekanbaru bongkar puluhan lapak PKL di jalan protokol karena melanggar aturan dan abaikan…
Harga sembako di Pekanbaru naik akibat BBM langka dan cuaca. Warga manfaatkan pasar murah untuk…
Banyak ruas jalan di Kuansing minim marka dan rambu. Dishub akui keterbatasan anggaran, targetkan perbaikan…