Categories: Riau

Ada Dua OPD Terancam Tak Bisa Gunakan DAK Fisik

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Dari 13 organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau yang menerima anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik tahun ini, dua OPD terancam tak bisa menggunakan dana tersebut. Pasalnya mendekati batas akhir pengajuan pencarian anggaran, dua OPD ini masih belum menyelesaikan proses administrasi.
Pelaksana tugas (Plt) Asisten II Sekretariat Daerah Provinsi Riau Indra mengatakan, dua OPD ini yakni RSUD Arifin Achmad dan Dinas Perikanan. Namun demikian, pihaknya hingga saat ini masih terus menjalin komunikasi dengan dua OPD tersebut.
“Kami masih komunikasi dengan OPD nya terkait apa kendala yang dihadapi sehingga mereka agak kesulitan untuk melaksanakan DAK fisik tersebut,” kata Indra.
Khusus untuk kegiatan DAK fisik di RSUD Arifin Achmad, lanjut Indra, yakni pembangunan instalasi pengolahan limbah, hingga saat ini belum terdapat Detail Engineering Design (DED) untuk pembangunannya. Hal ini tentunya sangat menjadi kendala karena sebelum ada pembangunan, diperlukan DED.
“Untuk pelaksanaan konstruksi kan tidak mungkin kalau tidak ada DED. Kalau untuk Dinas Perikanan, saat ini masih dalam proses lelang. Hal ini yang tengah diusahakan agar segera bisa diusulkan untuk pencairan DAK pada tahap pertama ini,” sebutnya.
Sedangkan untuk OPD lainnya, menurut Indra proses pengajuan pencariannya sesuai dengan jadwal. Seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) yang progres pengajuan pencariannya hampir rampung.
“Limit pencairan DAK fisik tahap pertama kan pada tanggal 22 Juli. Jadi sekarang masih dalam proses pelengkapan dokumen-dokumen pencairan itu,” jelasnya.
Dikatakan Indra, pemerintah pusat, pada tahun 2019 ini mengalokasikan DAK sebesar Rp300 miliar (M) lebih. Ke-13 OPD yang mendapat DAK fisik 2019 yakni Dinas Pendidikan Rp130,6 miliar, Dinas Kesehatan Rp11 miliar, RSUD Arifin Achmad Rp33,8 miliar, RSUD Petala Bumi Rp3,7 miliar, Rumah Sakit Jiwa Tampan Rp2,75 miliar.
Kemudian Dinas PUPR Rp88,2 miliar, Dinas Pariwisata Rp2,031 miliar, Dinas Kelautan dan Perikanan Rp4,3 miliar, Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan Rp5,7 miliar, Dinas Perternakan dan Kesehatan Hewan Rp6,1 miliar, Disdagkop-UKM Rp3,4 miliar, dan Dinas LHK Rp1,6 miliar.(sol)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Kecelakaan Maut di Pekanbaru, Satu Pengendara Motor Meninggal di TKP

Kecelakaan maut di Jalan Soekarno Hatta Pekanbaru, pemotor tewas diduga melawan arus usai tabrakan dengan…

16 jam ago

HSBL 2026 Resmi Dimulai, Rengat Jadi Pembuka Ajang Basket Pelajar

HSBL 2026 resmi dimulai di Rengat. Tujuh tim pelajar siap bertanding dalam ajang basket terbesar…

16 jam ago

Cuaca Madinah Tembus 43°C, JCH Riau Alami Gangguan Kesehatan Ringan

Cuaca ekstrem di Madinah capai 43°C, sejumlah jemaah haji Riau alami gangguan ringan. Gelombang I…

16 jam ago

Satpol PP Pekanbaru Tertibkan PKL di Jalan Protokol, Lapak Diangkut

Satpol PP Pekanbaru bongkar puluhan lapak PKL di jalan protokol karena melanggar aturan dan abaikan…

19 jam ago

BBM Langka, Harga Bahan Pokok di Pekanbaru Ikut Merangkak Naik

Harga sembako di Pekanbaru naik akibat BBM langka dan cuaca. Warga manfaatkan pasar murah untuk…

20 jam ago

Minim Marka Jalan, Keselamatan Pengendara di Kuansing Jadi Sorotan

Banyak ruas jalan di Kuansing minim marka dan rambu. Dishub akui keterbatasan anggaran, targetkan perbaikan…

20 jam ago