Categories: Riau

Berkas Kasus Karhutla PT BMI Lengkap

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) –  Kepolisian daerah (Polda) Riau akhirnya merampungkan berkas perkara kebakaran hutan dan lahan (karhutla) korporasi yang melibatkan PT BMI. Di mana, penyidikan yang dilakukan oleh Ditreskrimsus Polda Riau telah menetapkan Direktur PT BMI, CH sebagai tersangka. 

Korps Bhayangkara menerapkan pidana di bidang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup sebagaimana dimaksud dalam Pasal 99 dan atau Pasal 109 Jo Pasal 116 Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkugan hidup. 

Demikian diungkapkan Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto kepada wartawan, Selasa (14/12). Dikatakan Sunarto, beberapa hari lalu berkas perkara PT BMI telah dinyatakan lengkap oleh JPU Kejaksaan Tinggi Riau (P21) dan penyidik akan segera menyerahan tersangka berikut barang bukti. 

"Penegakan hukum yang dilakukan sebagai bentuk negara hadir dan tidak kalah dari kejahatan dengan memberikan dampak positif bagi masyarakat dengan merasakan birunya langit Riau tanpa asap karena menurunnya jumlah titik api pada Tahun 2021 dan terjaganya kualitas udara di Riau menjadi lebih baik," ujar Sunarto.

Dia menegaskan, Polda Riau terus memberikan himbauan kepada pelaku usaha dan masyarakat agar tidak melakukan tindakan-tindakan yang menimbulkan kerusakan lingkungan. 

"Konsistensi Polda Riau dalam penegakan hukum kasus yang menyangkut lingkungan hidup serta kerusakan lingkungan akibat kebakaran hutan akan terus berjalan," pungkasnya. 

Diketahui sebelumnya, Polda Riau melalui Ditreskrimsus telah melakukan penyelidikan terhadap kasus Karhutla yang melibatkan PT BMI sejak tanggal 17 Maret 2020. Adapun kebakaran yang terjadi, berawal dilokasi daerah aliran sungai yang berdekatan Blok G 1 areal PT BMI.  

Tim penyelidik Subdit IV dipimpin oleh Kompol Andi Yul telah melakukan tahapan penyelidikan berupa mengumpulkan bahan keterangan saksi-saksi, ahli, pemeriksaan dan identifikasi awal di TKP dengan melibatkan ahli kebakaran hutan dan lahan. 

Polisi bahkan telah melakukan pengambilan sample untuk dilakukan uji laboratorium. Terkait peristiwa kebakaran hutan dan lahan di PT BMI tersebut telah dinyatakan lengkap (P21) oleh Kejaksaan Tinggi Riau dan saat ini dilakukan koordinasi untuk pelaksanaan penyerahan tersangka dan barang bukti.(nda) 
 

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

56 ASN Rohul Berangkat Haji, Bupati Ingatkan Fisik dan Etika

Bupati Rohul melepas 56 JCH Korpri menuju Tanah Suci. Jemaah diingatkan menjaga kesehatan, sikap, dan…

6 jam ago

Pickup Bertanki Modifikasi Dipakai Timbun Solar, Dua Pelaku Dibekuk

Polres Siak menangkap dua pelaku penyalahgunaan biosolar subsidi dengan modus mobil tangki modifikasi dan barcode…

11 jam ago

252 Kuota Diperebutkan, SKO Riau Saring Atlet Muda Lewat Tes Ketat

Sebanyak 422 calon siswa berebut 252 kursi di SKO Riau. Seleksi ketat digelar untuk menjaring…

12 jam ago

Tanpa Dokumen Resmi, Puluhan Ton Bawang dan Cabai Dimusnahkan di Tembilahan

Sebanyak 48,39 ton komoditas pangan ilegal dimusnahkan di Inhil. Barang tanpa dokumen ini dinilai berbahaya…

12 jam ago

Bandel Jualan di Trotoar, PKL HR Soebrantas Jadi Target Utama Penertiban

Pemko Pekanbaru prioritaskan penertiban PKL di Jalan HR Soebrantas dengan pendekatan humanis demi menjaga ketertiban…

17 jam ago

PCX Ngasab Seru di Pekanbaru, Bikers Diajak Jajal Fitur Canggih Honda PCX 160 Roadsync

Honda PCX Ngasab di Pekanbaru hadirkan pengalaman touring seru sambil memperkenalkan fitur canggih Roadsync kepada…

19 jam ago