Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto memberikan keterangan pers di gedung daerah Riau, Sabtu (14/9/2019). Dalam kesempatan itu, panglima menyampaikan bahwa akan menambah personel untuk melakukan pemadaman Karhutla di Riau. (DEFIZAL / Riau Pos)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memerintahkan kepada Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian terkait pencopotan Pangdam, Kapolda dan Danrem yang gagal mengatasi karhutla. Terkait hal itu Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan, akan menjalankan perintah dari orang nomor satu di Indonesia tersebut.
Ini merupakan konsekuensi atas kegagalan mengatasi karhutla. "Itu sudah perintah (presiden), maka akan dilaksanakan (pencopotan)," tegas Hadi saat konfrensi pers di kediaman Gubernur Riau (Gubri), Sabtu (14/9) petang.
Sementara Kapolda Riau Irjen Pol Widodo Eko Prihastopo mengatakan, pihaknya telah berupaya semaksimal mungkin dalam penegakan kasus karhutla. Namun, diakuinya, penegakan hukum tidak memuaskan semua pihak, karena kepolisan bukan suatu alat pemuas.
"Kita sudah terbang ke lokasi lahan terbakar. Menandai titik koordinatnya dan melakuan penyelidikan. Untuk mendapatkan pelakunya kita harus melakukan pendalaman, itu baru satu kasus. Terbentang sekian juta hektare lahan di Riau, itu bisa dibayangkan," ungkap Kapolda Riau.
Saat ini, lanjut Widodo, Kapolres sudah melakukan upaya penegakan hukum. Kemudian pihaknya juga telah berkoordinasi dengan kejaksaan untuk menghukum berat pelaku pembakar lahan.
"Kita sudah berupaya maksimal, dan itu akan terus kita lakukan. Penegakan hukum bukan satu-satunya menyelesaikan ini semua, tapi pencegahan," jelasnya.
Sedangkan Danrem 031/WB, Brigjen TNI Mohammad Fadjar mengatakan, pencopotan itu merupakan kebijakan dari Presiden Jokowi.
"Kami siap mempertanggungjawabkan semuanya. Dan kami sudah berusaha (menanggulangi karhutla)," singkat Fadjar.
Presiden Joko Widodo telah memerintahkan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, Kepala BNPB Doni Monardo, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Kepala BMKG Dwikorita Karnawati melalui sambungan telepon Jumat (13/9) malam untuk berkoordinasi terkait penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Provinsi Riau.
Berita selengkapnya baca Riau Pos hari ini.
Laporan : Tim Riau Pos
Editor : Rinaldi
Bunga Tabebuya bermekaran di sejumlah ruas jalan Pekanbaru. Warga terpesona melihat pemandangan kota yang lebih…
Kalam Kudus meraih dua kemenangan pada HSBL Selatpanjang 2026 dan memastikan tim putra-putri melaju ke…
Festival Adat Batang Peranap menampilkan Beghagak Tabak, Caca Inai dan Makan Beradat sebagai upaya melestarikan…
Harga Dexlite naik Rp5.050 per liter, pengendara beralih ke biosolar hingga antrean di SPBU Pangkalan…
Pelindo mulai meningkatkan jalan akses Terminal Tanjung Harapan Selatpanjang senilai Rp1,48 miliar untuk kenyamanan dan…
Konflik pengelolaan lahan eks PT RAL di Koto Garo, Kampar, memanas setelah Mitra Agrinas dan…