Satu unit pesawat yang mengangkut garam bersiap terbang di bandara, beberapa waktu lalu. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memulai Operasi Modifikasi Cuaca di Riau. disKominFotiK Riau
RIAUPOS.CO – Upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Riau terus diperkuat. Kementerian Kehutanan melalui Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan, bekerja sama dengan BMKG, BNPB, BPBD Riau, dan TNI AU, resmi memulai Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) tahap ketiga di provinsi ini.
(RIAUPOS.CO) Langkah ini menjadi bagian dari perpanjangan masa tanggap darurat Karhutla yang ditetapkan Pemerintah Provinsi Riau sejak 22 Juli 2025, dan kini diperpanjang dua minggu ke depan. Dirjen Penegakan Hukum Kehutanan, Dwi Januanto Nugroho, menyebut OMC dilakukan bersama operasi pemadaman darat oleh Manggala Agni serta patroli dan water bombing dari udara.
Data Kementerian Kehutanan mencatat, sepanjang Juli 2025 terjadi 142 kasus Karhutla di Riau dengan luas terdampak sekitar 1.768 hektare. Hingga 9 Agustus 2025, tercatat tambahan 93 kasus dengan luas sekitar 1.150 hektare. Tim gabungan masih melakukan pemadaman dan pendinginan di Indragiri Hilir dan Rokan Hilir.
OMC tahap pertama berlangsung pada 2–12 Mei 2025, disusul tahap kedua pada 21 Juli–9 Agustus 2025. Berdasarkan pantauan, hujan turun di Rokan Hilir selama 5 hari dan di Rokan Hulu selama 8 hari pada periode tersebut. Menurut Dwi, OMC membantu menjaga kelembapan lahan gambut dan mengurangi potensi kebakaran secara signifikan—terbukti luas Karhutla pada 2024 turun 77 persen dibanding 2019.
Dwi menegaskan keberhasilan pengendalian Karhutla hanya bisa dicapai lewat kolaborasi lintas sektor, kepemimpinan yang kuat, dan partisipasi masyarakat. “Dengan semangat bersama, kita berharap bencana Karhutla di Riau segera terkendali,” ujarnya.
Sementara itu, BMKG Pekanbaru melaporkan lima titik panas di Riau pada Kamis (14/8), masing-masing tiga di Rokan Hulu dan dua di Rokan Hilir. Secara keseluruhan, Sumatera mencatat 43 titik panas yang tersebar di Aceh, Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Riau.
Prakiraan cuaca menunjukkan potensi hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang di beberapa wilayah Riau dari sore hingga dini hari. Suhu udara berkisar 23–34°C dengan kelembapan 55–98 persen, sementara gelombang laut di perairan Riau diprediksi rendah, yakni 0,5–1,25 meter.(sol/ayi)
Bengkalis mendapat kuota sementara 399 jemaah haji 2027. Persiapan terkendala biovisa, cek kesehatan, dan kepastian…
Program seragam gratis Pekanbaru diperluas untuk siswa SMP swasta mitra pemko. Bantuan ditargetkan mulai dibagikan…
RS Awal Bros Group merayakan HUT ke-28 bertema “Quality of Life” dengan kegiatan sosial, medis,…
Dua jembatan strategis di Kepulauan Meranti tetap menjadi prioritas. Selat Akar ditargetkan rampung 2026, Panglima…
Pemerintah mengkaji pembatasan Pertalite bagi kelompok desil 9-10. Sepeda motor masih diperbolehkan membeli BBM bersubsidi.
Dua kebakaran lahan terjadi di Kampar, sementara tiga hotspot terdeteksi. BPBD mencatat ISPU 94 dan…