PIMPIN APEL BERSAMA: Bupati Inhil HM Wardan dan Kapolres Inhil AKBP Christian Rony Putra, memimpin apel bersama setelah Pemilu 2019, Kamis (13/6/2019).
(RIAUPOS.CO) — Setelah pelaksanaan Pemilu 2019, Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan dan Kapolres Inhil AKBP Christian Rony Putra, memimpin apel bersama, Kamis (13/6) pagi. Apel yang disejalankan dengan halalbihalal Idulfitri 1440 H, bertujuan mendinginkan dan menyejukkan suasan usai Pemilu yang diselenggarakan pada 17 April 2019 lalu.
Selain Bupati dan Kapolres apel ini juga unsur Forkopimda, pejabat eselon, kantor, badan dan TNI dan Polri, organisasi, partai politik serta tokoh masyarakat, alim ulama yang ada di daerah tersebut.
Usai menyampaikan sambutan Bupati dan Kapolres juga melakukan yel-yel yang diikuti undangan dan peserta apel. Yang menarik lagi pada kesempatan ini juga dilaksanakan tausiah sekaligus doa oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Inhil Ashari Syukur.
Kepada awak media Bupati mengucapkan rasa syukur atas penyelenggaraan Pemilu 2019 yang lalu sudah berjalan dengan aman lancar dan baik. Maka dari itu dilaksanakan apel bersama tersebu di atas.
“Alhamdulillah, Pemilu serentak khusus di Kabupaten Inhil terlaksana dengan kondisi yang aman, damai dan tentram. Mudah-mudahan ini bisa kita pertahankan dan ke depan bisa kita tingkatkan lagi,â€kata Bupati.
Beliau menambahkan, ke depan untuk mari kita bersatu padu dengan menghilangkan perbedaan yang terjadi dalam pemilu, beberapa waktu. Oleh karenanya dia mengajak seluruh masyarakat dan ASN untuk mengedepankan pemikiran dalam pembangunan NKRI yang merupakan harga mati.
Kapolres Inhil AKBP Cristian Rony Putra mengatakan hal itu merupakan momentum yang sangat baik dalam mendinginkan suasana usai pemilu serentak pada 17 April 2019 lalu.
“Kebetulan kita juga baru merayakan Idulfitri. Maka perlu bagi kita semua untuk selalu menjaga kondisi kantibmas yang terjaga selama ini,†jelasnya.
Sedangkan tausiah agama yang disampaikan Ketua MUI Inhil Ashari Syukur, untuk selalu bersyukur atas nikmat yang diberikan Tuhan berupa nikmat beragama dan nikmat merdeka yang saat ini sudah dirasakan sesuai dengan Surat Ibrahim ayat 7.
“Segala sesuatu kita laksanakan sesuai dengan ketentuan masing -masing. Untuk itu marilah kita bersatu jangan sampai bercerai berai. Karena perbedaan yang ada tujuannya untuk kita nikmati. Surat Ar-rum ayat 41, karena perceraian bisa merugikan kita,†imbuhnya.(adv)
Sandro, warga disabilitas di Pekanbaru, terharu terima motor baru dari wali kota setelah kehilangan akibat…
Ratusan ASN Pekanbaru resmi jadi PNS. Wako ingatkan gaji berasal dari uang rakyat dan minta…
Layanan KTP dan KIA Disdukcapil Pekanbaru terganggu hampir dua pekan. Antrean panjang terjadi, warga keluhkan…
Sebanyak 106 KK korban kebakaran di Pulau Kijang mulai menerima bantuan darurat. Pemerintah fokus penuhi…
Polisi ungkap penimbunan 13,6 ton solar subsidi di Pelalawan. Satu pelaku diamankan bersama barang bukti…
Lift proyek RS Santa Maria jatuh dari lantai tujuh. Tiga pekerja luka berat dan dirawat…