PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Untuk menjadi seorang asesor tidaklah mudah. Perlu perjuangan dan semangat yang tinggi serta pengorbanan baik moril maupun waktu.
Itulah yang dilalui oleh Ketua DPW Asosiasi Pengacara Pengadaan Indonesia (APPI) Riau sekaligus DPW Perkumpulan Ahli Hukum Kontrak Pengadaan Indonesia (Perkahpi) Riau Sukino SE SH MH CPL CPCLE CPT. Ia dinyatakan kompeten sebagai asesor Hukum Kontrak Indonesia (HKI) oleh Badan Nasional Sertfikasi Profesi (BNSP) di Yello Hotel Manggarai, Jakarta Selatan, Senin (10/8).
Sukino mengucapkan syukur atas hal tersebut. Ia juga mengatakan selanjutnya, untuk pekerjaan dan pelaksanaan asesor yang berkaitan langsung dengan organisasi yang dipimpinnya, semakin meyakinkan bahwa profesi advokat yang spesialisasi semakin kuat. "Terlebih asesor yang dinyatakan kompeten HKI hanya 20 orang se-Indonesia pada saat ini," katanya.
Sukino menuturkan, seleksi dan proses penyeleksian uji kopetensi untuk ahli hukum kontrak selalu mengutamakan kuantitas, seperti untuk mengasesmen pada uji kompetensi yang akan di asesmenkan.
Selain itu, Sukino berharap para ahli profesi selalu meningkatkan kespesialisasiannya. Ia juga mengharapkan baik gubernur, bupati atau wali kota dapat memberdayakan para ahli hukum kontrak pengadaan Indonesia.
"Untuk kedepan dan kami berharap kepala daerah baik gubernur dan bupati atau wali kota dapat kiranya bisa memberdayakan para ahli hukum kontrak pengadaan Indonesia," harap pria yang sudah berkecimpung di dunia organisasi baik praktisi advokat maupun akademisi dosen.
Laporan: Mujawaroh Annafi (Pekanbaru)
Editor: Rinaldi
Bapanas menemukan Minyakita dijual hingga Rp20 ribu per liter di Pekanbaru, jauh di atas HET…
DPRD Pekanbaru menilai persoalan drainase menjadi penyebab utama banjir, sementara pemko mengklaim normalisasi terus berjalan.
Prof Firdaus resmi mendaftar calon Rektor Unri 2026–2030 dengan dukungan tokoh adat, ulama dan masyarakat…
Sebanyak 882 siswa SD di Rohil mengikuti TKA susulan akibat gangguan internet, listrik padam, hingga…
Sapi kurban bantuan Presiden RI untuk Bengkalis dibanderol Rp96 juta, sementara pengawasan hewan kurban di…
Polres Kuansing kembali menertibkan aktivitas PETI dengan memusnahkan 10 rakit penambang emas ilegal di Kuantan…