Categories: Riau

Wagubri Dansatgas Penertiban Perkebunan Ilegal

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Senin (12/8) pagi, Gubernur Riau H Syamsuar memimpin rapat bersama Tim Satgas Penertiban Perkebunan Ilegal yang baru saja dibentuk. Di mana, tim ini akan menertibkan 1,2 juta hektare perkebunan tanpa izin yang beroperasi di Riau.

"Dengan tim ini nanti akan jelas tugasnya tahapan demi tahapan yang harus dilakukannya. Kami membentuk ini agar karhutla tidak terjadi lagi, karena perkebunan ilegal ini juga jadi indikasi terjadinya karhutla," katanya.

Untuk data perkebunan ilegal yang akan ditertibkan tersebut, Syamsuar menyebut yang menjadi data patokannya yakni hasil temuan DPRD Riau dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Datanya ada yang sudah ditentukan oleh KPK dan DPRD. Itu sangat menjadi perhatian," tegasnya.

Ditanya kapan tim akan bergerak, Syamsuar belum tahu pasti kapan tim ini akan diturunkan ke lapangan. Karena saat ini pihaknya masih terus melakukan koordinasi terlebih dahulu.

"Tim ini belum tahu pasti kapan akan turun, tetapi akan kami usahakan agar turun ke perkebunan-perkebunan ilegal yang sudah ditentukan," sebutnya.

Dia juga menambahkan tim ini akan langsung dipimpin Wakil Gubernur Riau (Wagubri), Edy Natar Nasution. Kemudian tim ini melibatkan stakeholder lainnya seperti BPN, Kejati, Polda Riau, Korem 031 Wirabima dan instansi terkait lainnya. Syamsuar juga menegaskan, tim ini dibentuk bukan untuk menindak perorangan atau petani kecil.

"Ini perlu saya luruskan lagi. Jangan nanti kesannya seolah-olah tim penertiban ini menertibkan petani-petani yang berkebun sawit, bukan. Tapi intinya pelaku yang besar-besar lah," ujarnya.

Saat ditanyakan akan dikemanakan lahan perkebunan yang nantinya ditertibkan, Syamsuar menyebut belum dilakukan pembahasan sampai ke sana. Karena fokus tim saat ini bekerja melakukan penertiban perkebunan ilegal.

"Apakah nanti diserahkan kepada masyarakat atau bagaimana, kami belum tahu lagi. Tapi sekarang inikan ada program perhutanan sosial, TORA. Apakah mungkin diarahkan ke sana atau bagaimana nanti akan dibahas lagi. Intinya biarkan tim ini bekerja dulu," sebutnya.

>>Berita selengkapnya baca Riau Pos hari ini.

Laporan : Tim Riaupos.co
Editor : Rinaldi

 

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru Berjalan Normal di Tengah Kabut Asap

Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional SSK II Pekanbaru berjalan aman dan normal meski Kota Pekanbaru…

20 jam ago

Opening Party Honda DBL 2026 Riau Bergulir Hari Ini di Gelanggang Remaja Pekanbaru

Kompetisi basket pelajar bergengsi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau resmi bergulir mulai…

20 jam ago

Sidang Korupsi Kuansing: Sopir Zulkarnain dan Istri Suhardiman Amby Bersaksi

Persidangan kasus suap mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap alur pembayaran angsuran Pajero Sport dan penguasaan…

1 hari ago

Kabut Asap Makin Tebal, Disdikbud Pelalawan Liburkan Tatap Muka di 8 Kecamatan

Disdikbud Kabupaten Pelalawan memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di 8 kecamatan akibat memburuknya kualitas udara…

1 hari ago

Tabrakan Beruntun 10 Mobil di Lampung Akibat Asap Tebal, 2 Orang Meninggal

Kecelakaan beruntun melibatkan 10 kendaraan terjadi di Jalan Lintas Pantai Timur Sumatera, Tulang Bawang, Lampung…

1 hari ago

Persidangan Korupsi Kuansing Ungkap Mantan Kabag Umum Punya Rekening Rp2,9 Miliar

Persidangan perkara korupsi mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap transaksi bernilai total Rp2,9 miliar di dua…

1 hari ago