Untuk Pemerataan, Pemkab Diminta Bentuk Tim Khusus
PANGKALANKERINCI (RIAUPOS.CO) — Hingga saat ini, pembangunan yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan terus menggeliat dan mengalami kemajuan. Program pembangunan tersebut seharusnya dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat dari pelosok desa hingga ke perkotaan di 12 kecamatan di Pelalawan melalui pemerataan.
“Ya, memang pembangunan di Negeri Seiya Sekata ini terus menggeliat. Namun perlu kita ingatkan soal pemerataan pembangunan dengan konsep riil dalam realisasinya. Sehingga tidak ada daerah yang merasa ditinggal atau terlupakan. Dan pemerataan pembangunan ini harus benar-benar dapat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat luas mulai dari pelosok desa hingga perkotaan,†terang Pewaris Sultan Pelalawan H Tengku Kashar Haroen kepada Riau Pos, Rabu (12/6) di Pangkalankerinci.
Diungkapkan tokoh masyarakat Pelalawan ini, Pemkab Pelalawan diharapkan dapat segera membentuk tim khusus untuk menyerap aspirasi masyarakat di 12 kecamatan. Sehingga pembangunan yang menjadi prioritas di setiap kecamatan dapat diketahui secara pasti.
“Jadi nantinya, tim ini akan menginventarisir sejumlah masukan dari tingkat bawah terkait pembangunan prioritas di daerah masing–masing. Selain itu, Musrenbang dari tingkat desa hendaknya benar–benar menghadirkan seluruh lapisan masyarakat. Terutama bagi tokoh masyarakat, baik Musrenbang tingkat desa hingga Musrenbang tingkat kabupaten,†paparnya.
Dikatakannya, Pemkab Pelalawan juga diminta dapat membuat konsep pemerataan pembangunan. Seperti percepatan pembangunan secara optimal, fokus pengembangan wilayah tertinggal dan terpencil, mengembangkan wilayah–wilayah perbatasan, menyeimbangkan pertumbuhan pembangunan, meningkatkan keterkaitan kegiatan ekonomi. Kemudian, pemerataan pemenuhan kebutuhan pokok rakyat, pemerataan memperoleh pendidikan, pelayanan kesehatan dan pemerataan kesempatan kerja.(amn)
Mahasiswa Unri sukses menyelesaikan program Magang Berdampak selama tiga bulan di Riau Pos dengan bekal…
Pelepasan 250 pelajar kelas IX SMPN 25 Pekanbaru berlangsung khidmat, meriah, dan penuh suasana haru.
Pasutri di Tapung ditangkap polisi setelah diduga menggelapkan mobil rental yang tak dikembalikan kepada pemiliknya.
Pengawasan di Pantai Solop diperketat selama libur Iduladha untuk mencegah maksiat, miras, narkoba dan perilaku…
Kejari Kepulauan Meranti berhasil memulihkan kerugian negara Rp663 juta dari kasus korupsi pengadaan bibit kopi…
SF Hariyanto menunjuk Zulfahmi sebagai Plt Kadis PUPR-PKPP Riau untuk penyegaran dan percepatan pembangunan infrastruktur.