phr-wk-rokan-luncurkan-program-pencegahan-stunting
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pemerintah telah menetapkan pencegahan stunting sebagai program prioritas nasional. Di Provinsi Riau, PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Wilayah Kerja (WK) Rokan bergerak mendukung upaya tersebut dengan meluncurkan Program Pencegahan Stunting melalui Aktivasi Posyandu pada Masa Pandemi Covid-19. Peluncuran program dilakukan secara luring dan daring pada Selasa (12/10/2021).
"PHR WK Rokan ingin berkontribusi terhadap upaya pemerintah dalam mengatasi masalah stunting. Pada tahap awal ini, program akan dijalankan di dua kecamatan di sekitar wilayah operasi perusahaan kami, yakni Kecamatan Mandau di Kabupaten Bengkalis dan Kecamatan Kandis di Kabupaten Siak," terang VP Corporate Affairs PHR WK Rokan Sukamto Tamrin dalam sambutannya. Kedua kecamatan tersebut, lanjut Sukamto, memiliki tingkat kasus stunting yang cukup tinggi di Riau. PHR WK Rokan menggandeng Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Daerah Riau sebagai mitra pelaksana program.
Peluncuran program dihadiri oleh Raja Siti Nuraisyah, selaku sekretaris Badan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (BP3AP2KB), yang hadir mewakili Gubernur Riau. "Pemerintah Provinsi Riau sangat menyambut baik kegiatan yang ditaja oleh PHR dan PKBI Riau yang sejalan dengan upaya peningkatan kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat," kata Raja Siti Nuraisyah. Acara peluncuran juga dihadiri oleh perwakilan dari Bappeda, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), dinas kesehatan provinsi dan kabupaten/kota, PKK, camat, kepala desa/ lurah, dan kader posyandu.
Stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama. Kondisi itu mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak, baik itu dari sisi fisik maupun perkembangan otak. Stunting dapat menjadi ancaman utama terhadap kualitas SDM dan kemampuan daya saing bangsa.
Program pencegahan stunting yang dijalankan PHR WK Rokan selaras dengan program pemerintah yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional/Daerah (RPJMN/RPJMD) tahun 2019-2024. ”Program kami juga sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals nomor tiga, yaitu menjamin kehidupan yang sehat dan mendorong kesejahteraan bagi semua orang di segala usia,” tegas Sukamto.
Berdasarkan data di tingkat provinsi, angka prevalensi stunting di Riau sebesar 23,7 persen pada tahun 2020. Angka tersebut ditargetkan turun menjadi 14 persen pada 2024.
Program PHR WK Rokan untuk pencegahan stunting akan dilaksanakan di Posyandu Mawar Jingga di Kelurahan Air Jamban, Mandau, dan Posyandu Kasih Ibu di Desa Libo Jaya, Kandis. Program berdurasi empat bulan ini memiliki kegiatan utama, antara lain, pemberdayaan kader posyandu; pelaksanaan kegiatan rutin bulanan posyandu; promosi dan sosialisasi kesehatan; serta pemberian makanan tambahan. Kegiatan-kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan status gizi pada Ibu hamil dan bayi di bawah dua tahun dengan mobilisasi posyandu.
Pelaksanaan program menerapkan pola pentahelix atau kerja sama multipihak yang melibatkan unsur pemerintah, akademisi, badan atau pelaku usaha, masyarakat atau komunitas, dan media. Pola penerapan dan jenis program ini merupakan wujud komitmen Pertamina untuk mengembangkan dan melibatkan masyarakat dalam rangka meningkatkan kesejahteraan mereka.
Laporan: Henny Elyati
Editor: Eka G Putra
Polsek Kuantan Mudik menertibkan PETI di areal PT KTBM dan memusnahkan lima rakit tambang ilegal…
Pemkab Bengkalis mengusulkan lima lokasi pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi dengan konsep pendidikan terpadu bertaraf internasional.
Wabup Rohul meninjau UPTD PAB Ujungbatu dan meminta PLN segera menstabilkan pasokan listrik demi layanan…
Pawai Waisak di Pekanbaru berlangsung meriah dengan 3.000 peserta dan 12 mobil hias meski sempat…
Polisi mengungkap kasus pembunuhan sopir truk Minyakita di Pekanbaru. Rekan kerja korban diduga menjadi otak…
PUPR Kuansing mulai memperbaiki Jalan Pasar Modern Telukkuantan yang rusak dan berlubang menjelang Iduladha.